TERKINI
NEWS

Fraksi PA di DPRA Sebagai Opisisi atau Koalisi Pemerintah?

BANDA ACEH - Arus politik di Aceh kian menarik usai Pilkada 2017. Kemenangan Irwandi membuat prediksi banyak pihak tentang Pilkada di Aceh meleset. Pasangan Mualem-TA…

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 862×

BANDA ACEH – Arus politik di Aceh kian menarik usai Pilkada 2017. Kemenangan Irwandi membuat prediksi banyak pihak tentang Pilkada di Aceh meleset. Pasangan Mualem-TA yang diusung partai dominan pun tumbang. Membuat publik bertanya-tanya kemana arah PA dalam kancah politik di Aceh ke depannya. 

Partai Aceh memiliki kursi paling banyak di DPRA, dari 81 kursi tersedia setidaknya ada 29 kursi diduduki oleh politisi partai dengan ikon merah ini. Hal ini membuat partai lokal yang satu ini tampil percaya diri dalam Pilkada 2017 lalu. Namun, tak disangka calon yang diusung partai ini pun tumbang. Meski hasil Pilkada Aceh dibawa ke MK pasangan lain yakni Irwandi-Nova tetap didapuk sebagai pemenang sah oleh KIP Aceh. 

Nah, usai pengumuman pemenang Pilkada publik Aceh pun bertanya apakah Partai Aceh akan berkoalisi dengan pemerintah atau akan muncul sebagai oposisi terkuat di DPRA? Jawaban dari pertanyaan tersebut masih ditunggu publik sampai saat ini. 

Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh, Suadi Sulaiman yang ditanyai soal itu mengaku belum bisa menjawab karena belum ada keputusan partai terkait dengan posisi PA di parlemen Aceh.

“Kan belum ada keputusan Partai untuk itu dan kita sedang menyusun  waktu untuk rapat. Nanti kita informasikan kapan,” ucap pria yang akrab disapa Adi Laweung ini saat terhubung dengan portalsatu.com Jumat 14 April 2017 via WhatsApp. 

Sebelumnya ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Kautsar M Yus memberikan pernyataan di media terkait dengan dukungan terhadap pemerintah terpilih. Namun pernyataan itu langsung dibantah oleh wakil ketua Partai Aceh, Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak. 

Melalui siaran pers yang diterima media, Abu Razak mengatakan bahwa pernyataan Kautsar adalah pernyataan pribadi yang bersangkutan bukan pernyataan resmi dari partai dan sampai saat ini Partai Aceh belum mengeluarkan keputusan terkait posisi Partai Aceh di DPRA. Apakah Partai Aceh sebagai koalisi pemerintah Irwandi atau sebagai oposisi? Publik pun masih menunggu jawaban itu.[]

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar