TERKINI
NEWS

Kapolsek Kuta Alam: Jangan Termakan Isu Penculikan Anak

BANDA ACEH - Kapolsek Kuta Alam, Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Panigoro SIK menghimbau kepada masyarakat untuk tidak termakan isu penculikan anak yang semakin marak…

SIRAJUL MUNIR Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.5K×

BANDA ACEH – Kapolsek Kuta Alam, Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Panigoro SIK menghimbau kepada masyarakat untuk tidak termakan isu penculikan anak yang semakin marak di masyarakat. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan portalsatu.com di Polsek Kuta Alam, Selasa, 21 Maret 2017.

“Pada saat ini lagi gembar-gembornya isu penculikan anak dari Sabang sampai Marauke itu semuanya sama. Jadi saya harapkan masyarakat tidak termakan isu itu, namun itu terjadi atau tidak kami mengharapkan seluruh masyarakat khususnya orang tua lebih peduli lagi kepada anak,” kata Syukrif Panigoro.

Sebelumnya kemarin di Banda Aceh, seorang siswa SD 24 Lampineung nyaris menjadi korban penculikan anak, sehingga Kapolsek Kuta Alam mengeluarkan himbauan tersebut.

Syukrif Panigoro juga menghimbau kepada masyarakat apabila melihat orang yang mencurigakan untuk segera melapor kepada pihak yang berwajib.

“Kita boleh menaruh curiga terhadap orang lain, namun langkah baiknya tolong sampaikan kalau melihat orang-orang yang mencurigakan sehingga tidak terjadi hal-hal di luar, apa yang tidak kita inginkan, contoh yang sudah terjadi kemarin di Polres Aceh Besar,” kata Syukrif Panigoro.

Kapolsek Kuta Alam ini juga sangat menyayangkan apa yang terjadi di Aceh Besar terkait adanya isu penculikan anak.

“Sangat disayangkan karena memang hal tersebut, ya saya juga tidak menyalahkan masyarakat. Itu merupakan bentuk kepedulian dan resah dari masyarakat, namun untuk lebih lanjut ke depan saya harapkan masyarakat segera cepat tanggap laporkan ke kami dan kami siap untuk membantu dan sama-sama,” katanya lagi.

Upaya untuk mencegah terjadinya kasus penculikan di sekolah, Syukrif Panigoro memberikan sosialisasi mengenai hal terkait dan meminta  kepada pihak penjaga keamanan sekolah untuk lebih teliti dan berhati-hati.

“Jadi tadi kami pun sudah sampaikan kepada pihak sekolah, tolong diperbanyak sisi TV dan tempatkan di setiap sudut-sudut sekolah yang mungkin rawan akan terjadi tindak pidana atau pun kekerasan,” kata Syukrif Panigoro.

“Khususnya para penjaga, para satpam, scurity yang ada di sekolah-sekolah sehingga mereka lebih teliti lagi. Jangan biarkan orang masuk tanpa sepengetahuan mereka, tanpa tahu identitasnya dan keperluannya apa,” katanya lagi. []

SIRAJUL MUNIR
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar