SIGLI – Banjir diperkirakan merendam 11 kecamatan di Kabupaten Pidie. Namun, pemerintah setempat belum memiliki data valid tentang dampak banjir luapan Krueng (Sungai) Tiro dan Krueng Baro Raya, itu hingga Senin, 30 November 2015, pagi.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Pidie, Kadri SH kepada portalsatu.com Senin pagi mengaku belum mengetahui secara pasti berapa kawasan yang dilanda banjir. Pasalnya, kata Kadri, pihaknya baru tadi malam menerima laporan tentang banjir datang tiba-tiba.
“Kita akan terjun ke lokasi bersama BPBD guna melakukan pendataan sekaligus membawa bantuan masa panik,” kata Kadir yang saat dihubungi mengaku sedang berada dalam ruang kerja Sekda Pidie membicarakan masalah banjir itu.
Informasi terbaru dari masyarakat dan berbagai sumber lainnya, sebanyak 11 kecamatan dikepung banjir kiriman akibat luapan sejumlah sungai setelah hujan lebat mengguyur Pidie, kemarin.