TERKINI
EKBIS

9 Pasar di Aceh Selatan Bakal Difungsikan

TAPAKTUAN - Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Aceh Selatan berencana memfungsikan 9 unit pasar yang tersebar di sejumlah kecamatan dalam…

CUT ISLAMANDA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 932×

TAPAKTUAN – Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Aceh Selatan berencana memfungsikan 9 unit pasar yang tersebar di sejumlah kecamatan dalam tahun 2017 ini.

Sembilan pasar tersebut adalah pasar modern Tapaktuan yang dibangun di bekas PPI Lhok Bengkuang, pasar bertingkat Kecamatan Samadua, pasar bertingkat Kecamatan Meukek, pasar terpadu Kota Fajar Kecamatan Kluet Utara, Pasar Keudai Rundeng Kecamatan Kluet Selatan, pasar Kecamatan Labuhanhaji Timur, pasar Kecamatan Labuhanhaji Barat, pasar Kecamatan Bakongan dan pasar Ladang Rimba Kecamatan Trumon Tengah.

Kepala Disperindagkop UKM Aceh Selatan Mualimin mengatakan, bangunan pasar bertingkat yang dibangun sejak beberapa tahun lalu dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah dari sumber APBK, APBA dan APBN tersebut, selama ini tidak difungsikan dengan berbagai alasan atau penyebab. Sehingga fasilitas infrastruktur itu belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Kami menargetkan ke 9 pasar tersebut harus sudah berfungsi dalam tahun 2017 ini, sehingga keberadaan fasilitas infrastruktur itu bisa bermanfaat bagi perekonomian masyarakat dan juga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan pembangunan daerah,” kata Mualimin, Kamis, 2 Maret 2017.

Menurutnya, sebagian dari jumlah tersebut sudah ada yang difungsikan mulai awal 2017. Seperti pasar bertingkat Samadua dan pasar Keude Rundeng, Kecamatan Kluet Selatan, meskipun dalam proses perjalanannya masih tetap membutuhkan berbagai perbaikan fasilitas.

Sedangkan untuk pasar yang lainnya, kata Mualimin, pihaknya telah merencanakan akan meningkatkan fasilitas dan membenahi lingkungan sekitar masing-masing pasar.

Untuk merealisasikan program tersebut, lanjut Mualimin, pihaknya telah mengajukan anggaran kepada Bupati Aceh Selatan sebesar Rp 5 miliar serta ditambah Rp 5 miliar lagi yang sudah dianggarkan melalui sumber APBA 2017.

“Untuk penataan lingkungan pasar Tapaktuan telah dianggarkan melalui sumber APBA 2017 sebesar Rp 2 miliar, ditambah sumber APBK Rp 1 miliar. Sedangkan pasar Kota Fajar sudah dianggarkan sumber APBA 2017 Rp 3 miliar ditambah sumber APBK 2017 Rp 1,5 miliar. Anggaran tersebut khusus dipergunakan untuk membenahi atau penataan lingkungan pasar serta peningkatan beberapa fasilitas yang belum memadai. Kami pastikan bahwa kedua pasar ini harus sudah berfungsi dalam tahun 2017 ini,” ungkap Mualimin.

Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan anggaran sumber APBK 2017 untuk penataan lingkungan dan MCK pasar sayur Samadua sebesar Rp 525 juta. Penataan lingkungan pasar Blang Keujreun Kecamatan Labuhanhaji Barat Rp 302,4 juta. Pembangunan kios pasar Keude Rundeng, Kecamatan Kluet Selatan Rp 367,5 juta. Renovasi pasar Peulumat Kecamatan Labuhanhaji Timur375 juta. Penambahan partisi dan arus listrik prabayar Pasar Kuta Buloh Kecamatan Meukek Rp 430 juta termasuk pematangan lahan pembangunan Gedung Sentra IKM di Kecamatan Meukek Rp 500 juta.[]

CUT ISLAMANDA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar