TERKINI
NEWS

Dewan: Anggaran Lhokseumawe 2017 Diprioritaskan Bayar Utang

LHOKSEUMAWE – Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Suryadi mengatakan, anggaran tahun 2017 diprioritaskan untuk membayar utang atau kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga. “APBK Lhokseumawe tahun ini…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 1.3K×

LHOKSEUMAWE – Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Suryadi mengatakan, anggaran tahun 2017 diprioritaskan untuk membayar utang atau kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga.

“APBK Lhokseumawe tahun ini lebih diprioritaskan sisa kemarin (2016) yang tidak terbayar. Kewajiban (tahun) yang sebelumnya,” ujar Suryadi kepada portalsatu.com, usai rapat paripurna penyampaian rancangan APBK di gedung DPRK Lhokseumawe, Senin, 20 Februari 2017, siang.

Itu sebabnya, menurut Suryadi, usulan kegiatan baru dalam rancangan anggaran tahun 2017 sangat minim. “Dalam bentuk persentase mungkin golom jeut ta sebut (belum bisa kita sebutkan). Tapi yang jelas sangat sedikit, karena kita prioritas untuk (bayar) utang. Kalau bantuan-bantuan itu tidak ada sama sekali,” katanya.

Berdasarkan data rancangan KUA-PPAS 2017, pagu anggaran surplus Rp58 miliar lebih untuk pembiayaan. “Ya, itulah yang diperuntukkan untuk kewajiban, sekian puluh miliar. Yang jelas banyak, puluhan miliar,” ujar Suryadi.

Suryadi menyebut rancangan KUA-PPAS itu sudah disepakati eksekutif dan legislatif dengan pagu Rp882 miliar lebih dalam rapat paripurna di DPRK, Sabtu, 18 Februari 2017, malam. Wali Kota Suaidi kemudian menyampaikan RAPBK kepada DPRK, Senin pagi tadi.

Sejauh ini portalsatu.com belum berhasil memeroleh penjelasan pihak Pemerintah Lhokseumawe terkait prioritas anggaran tahun 2017. Sekda Lhokseumawe Bukhari AKs., dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Azwar beberapa kali dihubungi lewat telpon seluler secara terpisah, tidak tersambung.[](idg)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar