BANDA ACEH - Sejumlah anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) di Aceh Tengah yang sebelumnya sempat bergabung dengan PNA kembali menyatakan sikap untuk mendukung dan memenangkan…
BANDA ACEH – Sejumlah anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) di Aceh Tengah yang sebelumnya sempat bergabung dengan PNA kembali menyatakan sikap untuk mendukung dan memenangkan Mualem-TA Khalid di pilkada 2017.
“Kami mengikuti jejak Muharram untuk mendukung Mualem. Kami mengikuti perintah Muharram,” kata Jakaruddin alias Datok Laut, mewakili rekan-rekannya di hadapan Mualem dan TA Khalid, Jumat malam 27 Januari 2017.
“Kami adalah anggota KPA pengikut dari Muharram,” kata Datok Laut lagi.
Pertemuan ini sendiri berlangsung di kediaman Datok Laut serta diikuti oleh sejumlah mantan kombatan yang pernah mengambil sikap berbeda dengan Partai Aceh.
Dihadiri juga oleh TA Khalid, Tu Bulqani, serta Wien Rimba Raya yang mendampingi Mualem.
“Kami siap memenangkan Mualem. Isya Allah akan bekerja sesuai arahan Muharram. Atas kedatangan Mualem malam ini, saya ucapkan terimakasih,” kata Datok Laut lagi.
Mantan kombatan lainnya, Apa Li juga mengaku hal yang sama. Dirinya mengaku telah membentuk relawan Buraq Antara untuk memenangkan Mualem di Aceh Tengah.
Sementara itu, Mualem dalam pertemuan tersebut, mengaku bersyukur bahwa satu persatu mantan kombatan kembali bersatu di seluruh daerah.
“Kita ingin membangun Aceh. Komitmen kita ini yang harus kita jaga,” kata Mualem.
Dalam pertemuan ini, Mualem juga berbicara dari hati ke hati dengan mantan anak buahnya tersebut semasa konflik.
Mualem meminta para mantan kombatan untuk sadar dengan tugas dan tanggungjawab selama damai.
“Saya berulangkali mengatakan kalau kita harus ikut perjuangan, bukan ikut orangnya. Kalau saya suatu saat nanti salah, jangan ikut saya,” kata Mualem.
Dengan semua yang menimpa Aceh saat ini, kata Mualem, semestinya KPA bisa introspeksi diri.
“Mari kita kembali ke dasar. Apa yang terjadi hari ini di luar harapan kita semua. Mari kita kembali bersatu untuk mencapai tujuan. Bersatu untuk kembali meluruskan niat kita membangun Aceh yang lebih baik pasca MoU Helsinki ditandatangani oleh orang tua kita,” kata Mualem.
Mualem juga meminta anggota KPA pengikut Muharram tersebut untuk bekerja sepaket dalam Pilkada 2017. Maksudnya mendukung kandidat yang diusung Partai Aceh.
“Ini agar kita bisa mudah bergerak. Ini harapan saya untuk kita pikirkan bersama sama,” kata Mualem.
“Saya mencoba berbuat sesuatu yang menurut saya adalah yang terbaik. Kalau saya terpilih Alhamdulillah. Tapi kalau pun tidak terpilih, berarti saya sudah pernah untuk berbuat,” kata Mualem lagi.
Pertemuan Mualem dengan KPA pengikut Muharram ini berlangsung hampir 45 menit. Pertemuan ini kemudian ditutup dengan doa oleh Tu Bulqaini serta foto bersama dengan salam 5 jari.
“Nanti kita komunikasi lagi. Saya senang sekali dengan konsolidasi yang terbangun. Mudah mudahan ini awal yang baik bagi kita semua,” kata Mualem.[](rel)