LHOKSEUMAWE – Anggota DPRK Lhokseumawe mendesak eksekutif segera menyelesaikan proses penghitungan nilai defisit anggaran tahun 2016. Sehingga dapat menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 ke dewan. Hal itu dinilai penting agar realisasi anggaran tahun ini tidak terus molor seperti tahun-tahun sebelumnya.
Setahu saya sekretariat dewan sudah menyurati TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) untuk segera menyerahkan KUA PPAS. Namun sampai saat ini saya belum tahu apakah sudah ada jawaban atau belum, karena saya bukan di badan anggaran. Pastinya, bila terus molor, akibatnya ekonomi Lhokseumawe semakin memburuk, ujar Faisal, anggota DPRK Lhokseumawe kepada portalsatu.com, Jumat, 27 Januari 2017.
Menurut politisi yang akrab disapa Geuchik Raja tersebut, penyusunan KUA PPAS sebenarnya tidak butuh waktu yang lama. Apalagi dalam kondisi anggaran defisit luar biasa seperti saat ini, tinggal TAPD saja yang harus berani memangkas proyeksi pos-pos tidak mendesak.