LHOKSUKON - Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil atau Ayah Wa mengaku baru mengetahui insiden di Masjid Raya Pase, setelah dihubungi Jubir KPA/PA Pase,…
LHOKSUKON – Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil atau Ayah Wa mengaku baru mengetahui insiden di Masjid Raya Pase, setelah dihubungi Jubir KPA/PA Pase, M Jhony. Mendapat kabar itu, ia langsung menuju Pantonlabu dari Lhokseumawe.
“Saya langsung menuju Polsek Tanah Jambo Aye untuk menemui Jhony. Tiba-tiba datang tim dari Polres Aceh Utara yang langsung menghampiri Jhony dan memukulnya. Setelah terjatuh, polisi itu juga menginjak-injak Jhony. Saya melihat langsung kejadian itu,” kata Ayah Wa, kepada portalsatu.com, Jumat, 20 Januari 2017 malam via telpon seluler.
Ismail A Jalil yang merupakan Ketua Tim Pemenangan kandidat Partai Aceh (PA) Aceh Utara, menambahkan, setelah dipukul, barulah Jhony diboyong ke Polres Aceh Utara.
“Saya datang ke Polres untuk menemui Jhony, tapi tidak diizinkan petugas. Pada khutbah tadi, seharusnya Tgk M Jafar Daud yang menggantikan Tgk Fauzan yang berhalangan hadir. Tapi panitia dipaksa timses Tarmizi A Karim, sehingga ditentukanlah Tarmizi sebagai khatib,” pungkas Ayah Wa.[]