LHOKSUKON - Muzakir, 34 tahun, warga Gampong Matang Mane, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, babak belur diamuk massa. Dia menjadi bulan-bulanan setelah tertangkap usai melempar…
LHOKSUKON – Muzakir, 34 tahun, warga Gampong Matang Mane, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, babak belur diamuk massa. Dia menjadi bulan-bulanan setelah tertangkap usai melempar mobil rombongan timses Paslon Fakhrurrazi H. Cut-Mukhtar Daud (Fa-Tar) yang melintas di Gampong Mane, Rabu, 18 Januari 2017 sekitar pukul 23.30 WIB.
“Tersangka melakukan pelemparan ke arah mobil timses Fakhrurrazi H. Cut – Mukhtar Daud (Fa-Tar) dengan menggunakan ketapel kelereng besar. Kala itu rombongan baru pulang dari Gampong Lhok Beringen menuju Kota Pantonlabu,” kata Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji, kepada portalsatu.com, Kamis 19 Januari 2017.
Timses Fa-Tar kemudian mengejar Muzakir dan berhasil menangkapnya usai kejadian. Tak ayal, Muzakir terpaksa menerima bogem mentah dari massa atas perbuatannya tersebut.
“Tersangka yang sempat menjadi bulan-bulanan massa itu dibawa ke Polsek Tanah Jambo Aye dan kini telah diamankan ke Polres. Bersamanya turut diamankan enam butir kelereng besar,” kata Kapolres.
Polisi kemudian memeriksa rumah Muzakir dan menemukan bungkusan kertas putih berisi ganja kering. Selain itu, polisi juga menyita dua bendera bulan bintang.
“Dalam kasus ini satu tersangka telah diamankan, dua lainnya kabur. Kasus ini dalam pengembangan lebih lanjut. Untuk korban memilih pergi dan tidak mau divisum. Dia sakit hati karena kasus sebelumnya didamaikan. Selain itu korban juga merasa terancam dengan yang lain, makanya tidak mau tampil. Tersangka dikenakan pasal berlapis atas dua kasus, termasuk kepemilikan ganja,” kata AKBP Untung Sangaji. []