BANDA ACEH – Beberapa pemuda berbaju hijau terlihat di lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, dalam beberapa hari terakhir ini, menjadi para penjual mainan anak-anak.
Barisan Kaki Lima, Pasukan Ijo-Ijo, itulah namanya, merupakan sebuah program yang digagas oleh Irwansyah Yahya.
Ini adalah program sosial bisnis yang dijalankan oleh beberapa mahasiswa (Ibnu Sabil) di Kota Lhokseumawe, semua mereka lulusan Pesantren Modern Misbahul Ulum, Paloh. Mereka berdagang secara berkelompok, berpindah dari satu lokasi keramaian ke lokasi lainnya di dalam kota dan mereka adalah pasukan ijo-ijo, terang pemilik usaha itu, Minggu, 15 Januari 2017, di laman akun Facebook.com.
Program ini, katanya, untuk membangun jiwa wira usaha dengan praktek langsung, mendapatkan income (pendapatan) alternatif, membangun kekuatan relasi usaha sejak dini dan menyukseskan program Organisasi Pesantren untuk Alumni Award.