“Apakah kamu tahu, kedatangan tim kami akan sangat berpengaruh bagi promosi kopi Arabica Gayo di Eropa,” begitu penggalan pernyataan Marek Robacha, seorang anggota Specialty Coffee Asosiation of Europe (SCAE) ketika mengunjungi dataran tinggi Gayo Kabupaten Aceh Tengah.
Menurut Marek, pihak SCAE yang datang ke Aceh kali ini berasal dari berbagai rantai bisnis kopi, mulai dari importir, owner cafe, peneliti kopi, roaster hingga penulis buku tentang kopi.
Di samping niat untuk mempromosikan kopi Gayo, pria asal Polandia ini menyarankan agar para petani kopi Arabica Gayo tetap mempertahankan cara budidaya yang organik untuk bersaing dengan produk kopi dari belahan dunia lainnya.
“Petani kopi Gayo harus punya cara sendiri dan konsisten dengan budidaya kopi yang organik, terus terang saya tidak temukan ada petani kopi di negara lain yang menjemur kopi di halaman rumahnya,” kata Marek sebelum meninggalkan Takengon menuju Banda Aceh, Sabtu, 21 November 2015.