MEUREUDU - Pada hari kedua menjalankan tugas menanggulangi korban bencana, Tim MER-C membuka posko kesehatan di Masjid At- Taqarrub Terienggadeng, Pidie Jaya, Jumat 9 Desember 2015.…
MEUREUDU – Pada hari kedua menjalankan tugas menanggulangi korban bencana, Tim MER-C membuka posko kesehatan di Masjid At- Taqarrub Terienggadeng, Pidie Jaya, Jumat 9 Desember 2015.
Ketua tim, dr. Rifwanul Basir Nasution, mengatakan, pelaksanaan tersebut terlaksana atas koordinasi dr. Fauzi dengan gubernur dan Kadis kesehatan. Pada saat yang bersamaan Presiden RI dan kak seto berada di posko yang sama.
“Pelayan medis yang dilaksanakan berupa Pengobatan Dasar, Ekstraksi kuku, Eksisi abses, Perawatan luka, dengan jumlah pasien sebanyak 84 orang, dan pasien anak 28 orang dan dewasa 56 orang,” katanya.
Tim MER-C juga melanjutkan ke posko Gampong Dee. Di posko tersebut tim MER-C membuka posko kesehatan, memberikan bantuan logistik donasi dari Lhoksukon, dan memberikan donasi yang diterima dari rekening kemanusiaan MER-C Cabang Medan.
“Pelayanan yang diberikan di posko kesehatan berupa kesehatan dasar, perawatan luka, dan merujuk pasien yang tidak mampu menggerakkan anggota gerak bawah. Jenis penyakit yang ditemukan tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya. Dengan jumlah pasien 78 orang, dewasa 48 orang dan 30 anak – anak,” kata Rifwanul, dalam siaran pers.
Ia mengaku, di posko tersebut tim MER-C juga merasakan gempa pada pukul 16:50. Terlihat para pengungsi masih dalam keadaan trauma. Pasca gempa tersebut terlihat ibu-ibu langsung menangis.
“Kami mendapatkan laporan masih ada 5 gampong di kecamatan Terienggadeng yang belum mendapatkan penanganan medis, karena akses yang susah,” kata Rifwanul.[]