BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh, Soedarmo, meminta awak media untuk menyuarakan agar DPR Aceh tidak mengganggu rencana program eksekutif agar Anggaran Pendapatan dan Belanja…
BANDA ACEH – Plt Gubernur Aceh, Soedarmo, meminta awak media untuk menyuarakan agar DPR Aceh tidak mengganggu rencana program eksekutif agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tidak selalu terlambat. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan pimpinan media dan organisasi jurnalis di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa, 8 November 2016. (Baca: Soedarmo: DPRA Jangan Ganggu Program Eksekutif!)
Pun demikian, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum di Kemendagri ini kemudian menyebutkan tidak bermaksud menantang DPR Aceh. Dia juga meminta maaf jika ucapannya tersebut menyinggung anggota dewan. (Baca: Plt Gubernur Aceh Minta Maaf Kepada DPRA)
Menyikapi hal ini, Wakil Ketua DPR Aceh, Irwan Djohan, meyakini kutipan Soedarmo yang sempat menjadi judul berita di media lokal, baik cetak dan online tersebut bukan bahasa mantan purnawirawan TNI AD tersebut. Anggota DPRA dari Fraksi NasDem ini juga menduga pernyataan ini disebabkan kesalahan pengutipan yang kemudian dipublikasikan oleh awak media. (Baca: Irwan Djohan: Saya Yakin Ini Bukan Bahasa Pak Soedarmo).
Apa yang disampaikan Irwan ini tentu saja mempengaruhi kredibilitas sejumlah media yang telah mempublikasi permintaan Soedarmo tersebut. Klik tanda panah di gambar atas untuk mendengar langsung permintaan Soedarmo kepada awak media yang sempat menjadi kontroversi dan reaksi dari sejumlah anggota DPR Aceh.[]