LHOKSUKON – Momen peringatan Hari Pahlawan dapat menyadarkan kita akan betapa mahalnya harga kemerdekaan bangsa Indonesia. Maka sudah sepantasnya kita menjaga keutuhan dan kesatuan negara kita, sebagaimana perjuangan para pahlawan terdahulu yang mempertaruhkan nyawanya demi membela bangsa.
Hal itu dikatakan Cut Putri Nuzulia Syarif, 20 tahun, Duta Wisata Aceh 2016 kepada portalsatu.com, Kamis 10 November 2016. Menurutnya, tanggal 10 November 1945 merupakan hari bersejarah, di mana para pejuang bertempur dengan gagah berani bermodalkan bambu runcing dan beberapa pucuk senjata api melawan tentara Inggris di Surabaya.
“Di masa kini, pahlawan tidak hanya disematkan pada orang-orang yang memegang senjata atau berperang melawan musuh. Pahlawan masa kini adalah orang-orang yang memperjuangkan kebaikan, bisa jadi orang tua kita, guru, relawan, bahkan sahabat terdekat,” ujar Putri.