LHOKSUKON – Sejumlah pedagang korban kebakaran pasar sayur dan pasar unggas di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara mulai berjualan kembali, Minggu, 30 Oktober 2016. Mereka menggelar lapak alakadarnya di pinggiran jalan.
Pantauan di lokasi, hanya ada sekitar lima atau enam pedagang korban kebakaran yang berjualan, sedangkan lainnya terlihat sibuk membersihkan puing-puing kayu dan barang dagangannya yang terbakar. Di tempat pembuangan sampah yang berada persis di depan jalan masuk pasar unggas, puluhan tandan pisang yang telah hangus berserakan.
“Mau bagaimana lagi, saya kan butuh biaya untuk makan. Meski tanpa pelindung dari panas dan hujan, ya begini saja alakadar. Yang terpenting ada pembeli dan barang dagangan laku. Saya pun hanya menjual daun pisang dan beberapa jenis dagangan lainnya. Modal sudah habis karena semua barang di dalam kios ikut terbakar,” ujar salah satu pedagang yang ditemui portalsatu.com di lokasi.
Ia menyebutkan, kerugian para pedagang keseluruhan mencapai lebih dari Rp 2 miliar dan kerugian terbesar dialami Husen, yang mencapai Rp 500 juta.
“Husen baru saja mengisi lima atau enam kedainya dengan barang dagangannya, hingga tiba-tiba terjadi kebakaran itu. Kemarin Husen pingsan dan kabarnya hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit,” ucapnya.