BANDA ACEH Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Dr. Sofyan Djalil mengatakan pendidikan harus menjadi fokus utama pembangunan. Kata dia, di Meksiko, petani jadi…
BANDA ACEH Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Dr. Sofyan Djalil mengatakan pendidikan harus menjadi fokus utama pembangunan. Kata dia, di Meksiko, petani jadi pengajar di kampus.
“Kita harus ubah paradigma pendidikan kita,” ucap Sofyan Djalil saat menjadi pembicara pada Konferensi Internasional 10 Tahun Perdamaian Aceh, di Hotel Hermes, Banda Aceh, Sabtu, 14 November 2015.
Sofyan Djalil menyebut dengan tingginya pendidikan, seseorang diharapkan mampu menjadi solusi terhadap persoalan bangsa dan negara. “Semakin tinggi pendidikan seseorang seharusnya menjadi jawaban atas permasalahan pada masyarakat,” ujar putra Aceh Timur ini.
Ia berharap pendidikan di Indonesia dapat semakin terbuka dan menjadi motor pemecahan masalah persoalan bangsa. “Universitas itu (sejatinya) menjadi jawaban terhadap masalah yang ada pada masyarakat,” ucap Sofyan Djalil.
Kepala Bappenas ini menilai univetsitas di Indonesia seakan menjadi menara gading dan tidak bisa menjadi pemecah masalah dalam masyarakat. Ia juga menganalogikan kampus di Indonesia dengan kampus di Meksiko. Sofyan mengatakan, universitas di Meksiko lebih terbuka dan menjadi motor pemecah masalah dalam masyarakat.
“Kampus kita seakan seperti menara gading, kalau di Meksiko petani bisa jadi pengajar di kampus karena mahasiswanya turun dan belajar dengan masyarakat,” ucap Sofyan.[]