TERKINI
BAHASA

Bulat atau Bundar?

Internal DPR tidak secara bulat mendukung pembangunan gedung perpustakaan yang kabarnya terbesar se-Asia Tenggara. Padahal, anggarannya sudah masuk di APBN 2016 senilai Rp 570 miliar.…

M FAJARLI IQBAL Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 689×

Internal DPR tidak secara bulat mendukung pembangunan gedung perpustakaan yang kabarnya terbesar se-Asia Tenggara. Padahal, anggarannya sudah masuk di APBN 2016 senilai Rp 570 miliar. Demikian pembuka berita di situs JPNN.

Mengapa kalimat itu menggunakan kata “bulat” dan bukan “bundar”? Apa perbedaan dua kata tersebut?

Sebagai kata sifat, kata bulat umumnya ditujukan untuk sifat benda tiga dimensi (bervolume), misalnya bumi bulat, sedangkan bundar ditujukan untuk sifat benda dua dimensi, misalnya meja bundar. Namun demikian, kedua kata ini kadang dapat saling menggantikan. Berikut makna keduanya:

bulat a 1 berbentuk seperti bola: bumi ini — bentuknya; 2 berbentuk lingkaran; bundar (tanpa bersudut): meja — yang besar itu cocok untuk meja makan; 3 tidak terpecah; utuh:bilangan -; 4 tanpa kecuali: usul itu diterima rapat dengan suara -; 5 seia sekata; sepenuhnya:rapat secara — menolak usul itu;

bundar a berbentuk lingkaran (melengkung) dengan jari-jari yang sama: meja -;

Dapat dilihat bahwa bulat memiliki lebih banyak makna daripada bundar. Ada beberapa makna pada bulat yang tidak dapat digantikan oleh bundar. Kita tidak dapat, misalnya, menyebut bilangan bundarsuara bundar, dan kebundaran tekad.

Sumber: beritagar.id

M FAJARLI IQBAL
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar