TERKINI
KAMPUS

Mengenal Jenis-jenis Mata Uang Aceh

BANDA ACEH - Sebagai sebuah negeri yang berdaulat, kerajaan Aceh di masa lampau memiliki mata uang resmi sebagai alat pembayaran yang sah. Aceh sudah memiliki…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 9.3K×

BANDA ACEH – Sebagai sebuah negeri yang berdaulat, kerajaan Aceh di masa lampau memiliki mata uang resmi sebagai alat pembayaran yang sah. Aceh sudah memiliki mata uang sendiri sejak masa Samudra Pasai di bawah kepemimpinan Sultan Malikussaleh.

Dalam buku “Peuturi Droe Keudroe” yang ditulis Teungku Affan Jamuda dan Teungku AB. Lila Wangsa, dijelaskan jika uang tersebut masih bisa dilihat di tanah bekas istana kerajaan Samudra Pasai di Gampông Kuta Karang, Geudong, Aceh Utara. Masyarakat setempat menyebut kawasan itu sebagai Cot Dana Istana.

Mata uang Aceh itu lantas mengalami penyempurnaan di masa kerajaan Aceh Darussalam yang berpusat di Banda Aceh. Mata uang itu disempurnakan kembali agar setara dengan mata uang negara-negara lain di dunia.

Berikut jenis-jenis mata uang Aceh seperti yang dijelaskan dalam buku berbahasa Aceh tersebut:

1. Pound Acheh

2. Ringget Acheh

3. Gupang

4. Tahel

5. Busok

6. Sipeng, sicent

Beutateupeu cit peng Acheh rayek yumjih lam donya, (perlu diketahui mata uang Aceh besar nilainya di dunia ini),” begitu bunyi salah satu penjelasan mengenai mata uang Aceh dalam buku terbitan CV. Angkasa Muda yang diterbitkan pada 1988 silam.

Satu ringgit Aceh nilainya setara dengan dollar Amerika, dengan mark Jerman dan gulden Hollandia. Bahkan nilainya masih lebih besar nilai ringgit Aceh. Di Malaysia dan Singapura disebutkan masih menggunakan sistem mata uang Aceh.[](ihn)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar