TERKINI
NEWS

Mayat di Krueng Aceh Diduga Korban Penganiayaan

Kondisi tubuh terdapat sejumlah luka. Di antaranya, pada bibir dan telinga ada luka, kepala bagian belakang memar.

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.2K×

BANDA ACEH – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di aliran Krueng (Sungai) Aceh, Gampong Lampulo, Banda Aceh, Selasa, 10 November 2015.

Mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan nelayan setempat sekira pukul 12.15 WIB ketika melintasi aliran sungai.

“Yang pertama melihat mayat itu orang laut (nelayan), dan diberitahu ke masyarakat setempat. Kemudian masyarkat menginformasikan kepada Babin Kamtibmas Polsek dan Babinsa Koramil Gampong Lampulo, selanjutnya mereka menghubungi Pol Airud dan mengevakuasi mayat,” kata Fauzan, relawan RAPI yang ada di TKP ketika evakuasi.

Mayat tersebut dievakuasi Babin Kantibmas, Babinsa Koramil, Pol Airud dibantu masyarakat setempat dan relawan RAPI, dibawa ke RSUZA Banda Aceh menggunakan mobil ambulans Pol Airud.

Fauzan mengatakan, mayat yang ditemukan tersebut mengenakan pakaian dalam warna coklat, jaket merah klub bola Menchester United dan tidak ada tanda pengenal yang ditemukan di tubuh korban.

“Jenis kelaminnya laki-laki. Diperkirakan umurnya 36 tahun,” kata Fauzan melalui sambungan telepon kepada portaslsatu.com

Ia menyebutkan, ciri-ciri fisik mayat tersebut berkulit sawo matang, rambut ikal pendek, berbadan gemuk dan tinggi 165 cm.

Berdasarkan hasil visum tim medis RSUZA Banda Aceh, kata Fauzan, kondisi tubuh terdapat sejumlah luka. Di antaranya, pada bibir dan telinga ada luka, kepala bagian belakang memar.

“Dengan kondisi demikian, diperkirakan jenazah merupakan korban penganiayaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, mayat itu tiba pukul 12.30 WIB di RSUZA Banda Aceh saat dievakuasi. Hingga saat ini ia belum mendapat informasi lanjutan mengenai identitas korban dan keluarganya.[]

Laporan: Murti Ali Lingga

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar