BANDA ACEH – Pasar Olahan milik Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Banda Aceh saat ini telah dimanfaatkan oleh Ibu-ibu Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh sebagai lokasi memasarkan hasil kerajinan tangan berupa aneka makanan dan kue khas Aceh.
Kepala DKPP Kota Banda Aceh, T Iwan Kesuma, Minggu (14/8/2016) menyampaikan pihaknya menyambut baik kreatifitas ibu-ibu dari Balee Inong Gampong Lambung yang telah mampu memproduksi aneka makanan khas Aceh. Menurut Iwan, karya dari sedikitnya 30 Ibu-ibu di Gampong Lambhung perlu di apresiasi dan didukung penuh.
Ada beberaa jenis makanan khas Aceh yang telah diproduksi, seperti kue khas Aceh, aneka makanan dari ikan dan hewan ternak.
“Ada makanan kuah tiram, produk dari rumput laut, dendeng sapi, pepes tiram, keumamah khas Lambung, kerupuk kulit naget dan aneka makanan lainnya. Kami lihat sangat khas sekali dan perlu didukung,” ujar Iwan, dalam siaran pers.
Kata Iwan, melihat usaha para Ibu-ibu tersebut pihaknya berinisiatif memberikan izin pasar olahan yang ada di Gampong Lambhung dijadikan lokasi untuk menjual produk-produk tersebut.
“Produk-produk mereka telah mulai dipasarkan pada 1 Agustus lalu, kita berikan fasilitas pasar ini untuk lokasi mereka memperkenalkan dan menjual produk-produk hingga dikenal dan diminati konsumen secara luas,” ungkap Iwan.
Kata Iwan, pada hari pertama perkenalan produk di pasar tersebut, hadir sejumlah unsur SKPD pendukung, seperti PPKB, DISPERINDAGKOP, DISBUDPAR, BPM, DK3 dan SATPOL PP. Hafir juga unsur pimpinan Bank Indonesia (BI) Handoko.
Lanjut Iwan, setiap konsumen baik yang ingin menikmati produk khas Aceh tersebut bisa datang langsung ke Pasar Olahan Ganpong Lambhung yang setiap hari buka dari pukul 14.00 sampai dengan 17.00 WIB.