ANKARA – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan, sebuah serangan teror di sebuah bandara di Istanbul yang ditargetkan kepada orang yang tidak bersalah, sekali lagi menunjukkan wajah gelap organisasi teroris.
Presiden Erdogan mengutuk keras serangan di Bandara Ataturk yang menewaskan 65 korban dan melukai 147 lainnya Selasa malam.
“Kami berharap bahwa sikap tegas terhadap organisasi teroris harus diadopsi oleh dunia dan negara-negara terutama Barat dengan parlemen mereka, media dan organisasi non-pemerintah. Turki akan terus memerangi semua organisasi teroris dengan sumua daya sampai terorisme itu berakhir,” kata Erdogan dalam sebuah pernyataan sementara di Ankara, Rabu 29 Juni 2016.
Erdogan menekankan bahwa Turki memiliki daya yang cukup, kebijaksanaan, dan potensi untuk memerangi terorisme, dan memperingatkan konsekuensi jika semua negara gagal untuk bergabung dengan upaya global untuk mengalahkannya.
“Semua skenario teroris kejahatan, yang –bahkan kita takut untuk membawa mereka ke dalam pikiran kita — akan menjadi kenyataan jika semua negara tidak melawannya dari sekarang secara bersama,” katanya.