Berwisata saat ini lazim dilakukan oleh wisatawan Indonesia pada akhir pekan atau musim liburan. Berwisata dengan anak adalah salah satu kegiatan wisata yang juga populer dilakukan walaupun bagi beberapa orang dianggap akan menyulitkan. Namun, di balik kesulitan atau tantangan tersebut, ada manfaat mengajak anak berwisata.
Memang traveling membawa anak ada tantangannya sendiri. Harus mengikuti pola anak. Misalnya jadwal pesawat terbang. Berangkat jam 6, berarti kan bangun jam 3, kata wisatawan sekaligus penulis buku Travel City Destinasi Bangkok Penang & Saigon, Sonson N.S. kepada KompasTravel usai acara #GetLostASEAN Making ASEAN Dreams Come True” di Century Park Hotel beberapa hari lalu.
Sementara untuk manfaat berwisata dengan anak, pria yang telah mengajak kedua anak berwisata ke negara-negara di kawasan ASEAN ini mengatakan traveling berpengaruh kepada perkembangan psikologis anak. Manfaat yang didapatkan lewat traveling, lanjut Sonson, adalah tentang bahasa, kesabaran, dan kedekatan emosional.
Bisa ngomong bahasa Inggris. Beda dengan anak seumuran. Anak saya bisa ngerti mana jenis kereta cepat. Jadi bisa belajar sambil jalan-jalan, katanya.
Selain itu, manfaat dari traveling bagi anak, menurut Sonson adalah tentang kesabaran. Lewat traveling, anak dapat belajar tentang arti kesabaran. Sonson mengaku ketika berwisata, banyak hal yang dapat menguji kesabaran.