BANDA ACEH – Pencitraan Pemerintah Kota Banda Aceh sebagai kota yang nyaman dinilai oleh Hambali, selaku warga Kota Banda Aceh, seharusnya ditinggalkan saja. Pasalnya, menurut dia rasa nyaman justru tak sepenuhnya tampak di lapangan.
Menurut Hambali persoalan infrastruktur yang sangat buruk membuat masyarakat sama sekali tak menikmati bagaimana hidup di ibukota provinsi Aceh yang Ibu Kota Banda Aceh, dan justru malah was-was dalam menjalankan aktivitas.
“Coba lihat infrastruktur yang ada di dalam Kota Banda Aceh? Trotoar rusak, yang seharusnya bisa dilewati masyarakat pejalan kaki akibat trotoar yang rusak tak kungjung diperbaiki. Mau nyaman bagaimana,” kata Hambali.
Hambali sendiri menyampaikan jika selama ini tak ada upaya dari Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memperbaikinya, mengingat persoalan infrastruktur yang rusak, bukan lagi di tempat-tempat tersembunyi tapi di jalan yang banyak dilewati warga.
“Saya hampir saja masuk ke dalam got. Soalnya saat saya lewat trotoar, ternyata trotoarnya retak dan saya hampir masuk parit. Selain itu trotoar jelek, padahal itu di lokasi jalan utama dekat Capela Honda Peunayong Banda Aceh,” kata Hambali.
