TERKINI
TAK BERKATEGORI

Farwiza Farhan Raih Penghargaan Whitley Awards di Inggris

BANDA ACEH - Aktivis lingkungan asal Aceh Farwiza Farhan mendapat penghargaan Whitley Award 2016. Selain Farwiza, warga Indonesia lainnya yang memeroleh penghargaan tersebut adalah Hotlin…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 766×

BANDA ACEH – Aktivis lingkungan asal Aceh Farwiza Farhan mendapat penghargaan Whitley Award 2016. Selain Farwiza, warga Indonesia lainnya yang memeroleh penghargaan tersebut adalah Hotlin Ompusunggu.

Dikutip dari detik.com, Kamis, 28 April 2016, Farwiza dan Hotlin secara resmi menerima pengharhaan tersebut dalam suatu resepsi di Gedung The Royal Geographical Society, London, Rabu, 27 April 2016. Penganugerahan ini disaksikan oleh Princess Anne, selaku Patron Whitley Fund for Nature dan Dubes RI untuk Inggris Dr Rizal Sukma.

“Dunia internasional kini semakin menyadari bahwa masyarakat madani Indonesia sangat aktif dalam menjaga dan melestarikan alam Indonesia, yang juga merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai bagian dari komunitas internasional,” kata Rizal Sukma dalam keterangan tertulis diterima detikcom dari Kedutaan Besar RI di Inggris, Rabu (kemarin).

Bagi Farwiza, pendiri Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), ini merupakan penghargaan Whitley Award yang pertama. Dengan keberhasilannya tahun ini, kini sudah ada sembilan warga Indonesia yang memenangkan penghargaan tersebut.

Farwiza menerima penghargaan tersebut berkat upayanya dalam melestarikan Kawasan Ekosistem Leuser di Sumatera bagi generasi mendatang. Melalui proyeknya, ia senantiasa berupaya memberdayakan komunitas lokal untuk memiliki suara dalam menentukan masa depan mereka dan melindungi margasatwa.

Sedangkan Hotlin, yang berprofesi sebagai dokter gigi, meraih penghargaan Whitley Gold Award, setelah sebelumnya memenangkan penghargaan Whitley Award pada tahun 2011. Hotlin merupakan pendiri Alam Sehat Lestari (ASRI), sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tahun 2007 dengan misi melindungi Taman Nasional Gunung Palung di Kalimantan dan pada saat bersamaan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitarnya.

Melalui yayasan tersebut, ia telah berhasil melindungi habitat penting orangutan dan satwa-satwa lainnya di Kalimantan yang terancam punah.

Whitley Fund for Nature menyelenggarakan Whitley Award 2016 untuk menjaring individu-individu yang berdedikasi terhadap pelestarian lingkungan hidup. Hotlin dan Farwiza merupakan dua di antara beberapa figur dari negara lain yang berhasil meraih pengakuan dari Whitley Fund for Nature.

Sejak 1994, yayasan Whitley Fund for Nature telah memberikan lebih dari £11 juta untuk tujuan konservasi dan memberikan pengakuan kepada lebih dari 170 figur-figur penggerak kegiatan pelestarian lingkungan hidup di lebih dari 70 negara.[] idg/Sumber: detik.com

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar