TERKINI
NEWS

Kesal, Warga Sawang Tanam Padi di Jalan Rusak

Kerusakan badan jalan ini telah terjadi sejak enam tahun lalu.

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 942×

LHOKSUKON – Sejumlah warga Kecamatan Sawang, Aceh Utara, frustasi atas kerusakan jalan utama di kecamatan tersebut. Buntut kekesalan tersebut membuat warga meletakkan padi sekitar 40 ikat di badan jalan, tepatnya di Desa Gampong Teungoh, Senin, 26 Oktober 2015 sekitar pukul 09.00 WIB.

Selain padi, warga juga membubuhkan triplek dengan kalimat sindiran untuk pemerintah.

Puluhan ikat padi yang diletakkan di dua titik jalan utama kecamatan tersebut baru dipindahkan, setelah camat setempat mendatangi lokasi. 

Ishadi, 30, salah satu warga Kecamatan Sawang mengaku sangat kesal dengan sikap pemerintah yang tidak kunjung merehab jalan utama kecamatan tersebut. Menurutnya kerusakan badan jalan ini telah terjadi sejak enam tahun lalu.

Dia mengatakan kerusakan ini disebabkan oleh aktivitas truk dengan tonase melebihi kapasitas yang ditentukan. Dia menyebutkan jalan tersebut memang sering dilalui oleh truk pengangkut galian c, truk pengkut hasil pertanian, dan truk angkut alat berat.

Anggota DPRK Aceh Utara asal Sawang, Fauzi, mengatakan peremajaan jalan tersebut telah dimasukkan ke dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS). 

“Jalan Sawang sudah masuk ke dalam KUA PPAS. Kita ajukan rehab berat pada APBK murni 2016 nanti,” ujarnya.[](bna)

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar