BLANGKEJEREN – Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues menyalurkan bantuan bibit cabai madun (jenis cabai rawit) dan mulsa plastik kepada 92 kelompok tani. Bantuan itu bertujuan membangkitkan kembali prekonomian warga yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Zakaria, Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues didampinggi Kabid Holtikultura Ismail, Senin, 15 Juni 2020, mengatakan, penerima bantuan bibit cabai, mulsa dan pupuk berjumlah delapan orang setiap kelompok.
“Bantuan yang diberikan untuk 92 kelompok tani sebanyak 896 gulung mulsa, 896 saset bibit cabai madun, dan pupuk NPK 16:16:16 atau disebut NPK biru 25.200 Kg,. Bantuan ini dari pergeseran anggaran untuk penanganan dampak Covid-19 supaya petani di Gayo Lues bisa memulihkan ekonominya di tengah pandemi ini,” katanya.
Dinas Pertanian Gayo Lues juga sudah menyalurkan bantuan bibit bawang merah 20 ton. Sedangkan 21 ton lagi sedang dalam pemesanan. Selain itu, juga sudah disalurkan benih padi jenis ciherang untuk sawah 100 hektare milik petani.
Zakaria mengingatkan, setiap masyarakat yang menerima bantuan dari Dinas Pertanian, baik bibit cabai, mulsa, pupuk, bibit bawang dan benih padi, tidak boleh memperjualbelikan. Jika kedapatan, maka akan berurusan dengan pihak penegak hukum. Untuk mencegah hal itu, penanaman di masing-masing desa diawasi masing-masing Babinsa dan Babinkantibmas.