SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti mengukuhkan 18 anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) periode 2017-2022 di Pendopo Wali Kota setempat, Jumat, 6 Oktober 2017.
Pengukuhan diawali pembacaan pernyataan sumpah jabataan di hadapan Ketua Mahkamah Syariah Aceh Singkil disaksikan para pejabat Muspida Subulussalam, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) dan undangan lainnya.
Ke-18 pengurus MPU Subulussalam yang dikukuhkan yakni Ustaz H. Manshur Bako, S.PdI., Ustaz Maksum LS, S.PdI., Ustaz Syarifuddin BC, S.PdI., Ustaz Jamhuri, S.H.I., Ustaz Sabaruddin. S, S.PdI., Ustaz Karmila Firdaus, S.PdI., Ustaz Drs. H.Azharuddin Paeteh, Ustaz Rusyda S.Ag., Ustaz Rahmat Lubis, S.PdI., Ustaz Asmala Pinem, S.PdI., Ustaz H.Hermaini, S.PdI., Ustaz Nasir Berutu, Ustaz Mansuri B, Ustaz H. Azman, S.PdI., Ustaz M. Saleh Arifin, S.PdI., Ustaz Sabiri, S.PdI., Ustaz Nasaruddin Capah dan Ustaz Rumsyah S.PdI.
Wali Kota Merah Sakti mengatakan, keberadaan MPU diharapkan dapat memberikan dukungan dan masukan positif kepada pemerintah. Merah Sakti mengaku siap menerima saran, pandangan dan kritikan MPU jika disampaikan secara baik-baik. Jika terdapat persoalan di bidang keagamaan, MPU disarankan memberikan masukan kepada pemerintah, menjalin komunikasi dan koordinasi guna kelangsungan program pembangunan Kota Subulussalam ke arah lebih baik lagi.