SIGLI - Dinas Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Kabupaten Pidie rencananya akan membangun 119 unit rumah duafa tahun 2016 ini. Namun sejauh ini belum dikerjakan…
SIGLI – Dinas Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Kabupaten Pidie rencananya akan membangun 119 unit rumah duafa tahun 2016 ini. Namun sejauh ini belum dikerjakan dengan alasan belum ada penetapan penerima.
Kabid Cipta Karya Dinas BMCK Kabupaten Pidie, Thantawi, mengatakan, sumber dana pembangunan rumah layak huni tersebut berasal dari APBK 2016, ditambah luncuran 2015 dan 2014 yang tidak siap dikerjakan karena dipengaruhi naiknya harga material karena itu.
“Khusus APBK 2016 ini, ada 50 unit rumah yang akan dibangun dengan angka per rumah sebesar Rp 75 juta,” katanya kepada portalsatu.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 22 Juni 2016.
Sejauh ini kata Thantawi, pihaknya belum bisa memproses pelaksanaannya, karena belum turunnya SK penetapan penerima manfaat. “Anggaran sudah ada tetapi SK penetapan penerima belum turun, ya belum bisa dilaksakan,” paparnya.
Sementara, lanjut Kabid, pihaknya masih ada 'PR' tahun 2015 dari 87 unit rumah yang dibangun, hanya selesai 34 unit saja, sisanya 53 unit harus diluncurkan ke tahun 2016. Ada juga PR 2014 sebanyak 16 unit yang tidak dikerjakan meski sudah dua kali luncuran.
“Jadi total rumah semuanya, 119 unit dengan rincian tahun 2016 (50 unit), luncuran tahun 2015 (53 unit) dan luncuran tahun 2014 (16 unit). Jika SK penetapan penerimaan sudah turun, langsung kita proses,” kata Thantawi.[](ihn)