SIGLI – Kebutuhan rumah untuk kaum dhuafa di Pidie sebanyak 10 ribu lebih. Berdasarkan hasil pendataan terbaru, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Trasmigrasi setempat terdapat 10.180 rumah tidak layak huni.

Kabid Pelayanan Rehabilitasia Bansos Dinsoskertran Pidie Dra. Megawati, M.M., kepada portalsatu.com, Selasa 3 November 2015, menjelaskan kebutuhan rumah di hampir semua kecamatan masih banyak. Data itu belum termasuk keluarga yang rumah huniannya berstatus sewa/kontrak dan menumpang tinggal.

“Ada sekitar 10.180 rumah yang tidak layak huni, belum masuk data sewa dan menumpang tinggal,” kata Mega.

Dari jumlah yang dibutuhkan, kata Mega, tahun ini baru terealisasi sebanyak 407 rumah. Dari dana Otsus kabupaten 186 rumah dan 221 unit dari Pemerintah Aceh.

“Menurut laporan, itu sedang dalam tahap pembangunan oleh (Dinas) Cipta Karya,” ujarnya. “Masalah konstruksi urusan Cipta Karya, kita hanya memberikan data sesuai permintaan”.[]

Laporan Zamah Sari