BANDA ACEH – Pengadaan barang/jasa Pemerintah Aceh sumber dana APBA tahun 2016 yang harus ditender mencapai 1.199 paket senilai Rp2,72 triliun tersebar di 40 SKPA.

Pantaua portalsatu.com, Sabtu, 26 Maret 2016 pada laman resmi Unit Kerja Pengendalian dan Percepatan Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (P2K-APBA), sampai 24 Maret baru 19 paket atau 1 persen yang sudah diumumkan pemenang.

Ke-19 paket tersebut berasal dari sembilan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA). Rinciannya Biro Umum, Biro Administrasi Pembangunan dan Dinas Bina Marga masing-masing 2 paket, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Rumah Sakit Ibu dan Anak, dan Badan Kesbangpol masing-masing 1 paket, Dinas Perhubungan, Komunikasi Informasi dan Telematika (Hubkom) dan RSUZA masing-masing 3 paket, dan Dinas Cipta Karya 4 paket.

Sedangkan belum diserahkan dokumen sebanyak 487 paket (41 persen) dari 32 SKPA. Sudah diserahkan dokumen 182 paket (15 persen) dari 23 SKPA. Sudah ditayangkan di LPSE Provinsi Aceh 511 paket (43 persen) dari 31 SKPA.

Sementara itu, pengadaan barang/jasa dari dana Otsus untuk 23 kabupaten/kota yang harus ditender mencapai 2.024 paket senilai Rp2,101 triliun. Berdasarkan data pantauan “Lelang Otsus Kabupaten/Kota” pada laman P2K-APBA, 34 paket (2 persen) untuk lima kabupaten/kota sudah tanda tangani kontrak sampai 24 Maret 2016.

Sudah umumkan pemenang 51 paket (2 persen) untuk sembilan kabupaten/kota. Sudah tayang di LPSE sebanyak 342 paket (17 persen) untuk 15 kabupaten/kota, dan belum tayang mencapai 1.597 paket (79 persen) untuk 23 kabupaten/kota.[] (idg)