LHOKSEUMAWE Di Aceh ternyata tidak hanya beroperasi para bandar, kurir, dan penikmat sabu. Kini terungkap, pabrik barang haram itupun ada di Aceh, tepatnya Aceh Utara. Pabriksebuah rumah yang dijadikan tempat memproduksi sabuitu telah digerebek oleh tim BNN Pusat.
Rumah itu berada dekat bangunan meunasah Desa Paloh Lada di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Meunasah di Aceh adalah tempat beribadah, termasuk pengajian, dan kegiatan musyawarah/mufakat masyarakat. Pabrik sabu itu pula letaknya di bibir Jalan Medan-Banda Aceh atau Jalan Negara.
Kalau dari arah Lhokseumawe (timur) sebelah kiri lewat meunasah, rumah itu di samping meunasah. Kalau dari arah Banda Aceh (barat) sebelah kanan lewat SPBU sekitar 200 meter, ujar Geuchik Paloh Lada Abdurrahman, S.Pd., diwawancarai portalsatu.com lewat telpon seluler, Minggu, 14 Agustus 2016, petang.
Saat diwawancarai sekitar pukul 18.00 WIB, Abdurrahman mengaku baru saja tiba di rumahnya, setelah menyaksikan proses olah tempat kejadian perkara (TKP), di pabrik sabu tersebut. Informasi yang ia terima dari tim BNN Pusat, penggerebekan pabrik sabu itu dilakukan pada Sabtu, 13 Agustus 2016, sekitar pukul 21.30 WIB.
Sekitar satu jam kemudian atau 22.30 WIB, Abdurrahman datang ke lokasi itu lantaran dipanggil pihak penegak hukum untuk ikut menyaksikan proses yang dilakukan tim BNN Pusat. Di lokasi itu, kata dia, tampak pula Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman dan jajarannya.
Rumah itu (yang diduga dijadikan pabrik sabu) peninggalan orang tua ES (Edi Subhan) yang ditempati ES, umurnya sekitar 35 tahun, kata Abdurrahman.
Selain Edi Subhan, tim BNN juga menangkap Muldani, warga asal Banda Aceh dalam pabrik sabu tersebut. Keduanya diduga tengah memproduksi barang haram itu. Setelah menangkap kedua tersangka saat penggerebekan pada Sabtu malam, tim penyidik BNN lantas menggelar olah TKP di rumah tersebut, Minggu, siang sampai petang.
(Baca juga: BNN Tangkap Dua Orang Dalam Pabrik Sabu di Aceh Utara)
Lantas, bagaimana reaksi Geuchik Abdurrahman saat mengetahui rumah salah seorang warganyadekat bangunan meunasah yang letaknya di pinggir Jalan Negaraternyata menjadi pabrik sabu? Lon teukeujet (saya terkejut), ucapnya.