TERKINI
NEWS

YARA: Pak Wali, Sudah Saatnya Kepala BPBD Dievaluasi

SUBULUSSALAM - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kota Subulussalam meminta Wali Kota segera mengevaluasi kinerja Kepala BPBD Nesal Putra akibat seringnya terjadi masalah pada mobil…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 629×

SUBULUSSALAM – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kota Subulussalam meminta Wali Kota segera mengevaluasi kinerja Kepala BPBD Nesal Putra akibat seringnya terjadi masalah pada mobil pemadam kebakaran seperti pompa air rusak, air kosong, mobil mogok, dan terkadang ironisnya bahan bakar minyak (BBM) mobil sempat kosong karena tidak terisi.

“Sudah banyak kejadian musibah kebakaran ditangani selalu memberikan rasa kekecewaan bagi masyarakat, persoalan selalu sama seperti mobil mogok, pompa air rusak, bahkan terkadang habis minyak dan air kosong,” kata Ketua YARA Edi Sahputra dalam siaran pers yang dikirim kepada portalsatu.com, Senin, 12 Juni 2017.

Edi Sahputra mengatakan, petugas pemadam kebakaran bekerja dengan peralatan seadanya, baju kaos, celana jins tanpa ada alat pengaman sehingga tidak bisa dibedakan antara warga dan petugas pemadam.

“Belum lagi persoalan gaji honor para petugas pemadam yang masih jauh dari harapan mereka, dan minimnya pelatihan bagi petugas pemadam sehingga kinerja mereka tidak maksimal,” kata Edi.

Ia mengungkapkan, penanganan musibah kebakaran merupakan persoalan serius karena berkenaan dengan kehidupan orang banyak, bahkan nyawa menjadi taruhan.

“Apabila Kepala BPBD tidak mampu lebih baik digantikan saja. Saya melihat Kepala BPBD sangat sepele dalam menangani musibah kebakaran,” ujarnya.

“Contoh di saat kebakaran di Kampong Suka Maju dan Subulussalam Timur tahun lalu beliau malah pelesiran pergi ke Manado dengan dalih tugas,” kata Edi menambahkan.

Menurutnya, sejatinya Wali Kota Subulussalam menempatkan pejabat tanggap terhadap bencana demi perbaikan di tubuh instansi tersebut.

“Sungguh disayangkan, orang yang tidak mempunyai kepeduliaan, tapi diberi jabatan jadi Kepala BPBD, gawat sekali, dan sungguh aneh jika Bapak Wali Kota masih menpertahankan pejabat yang lemah itu. Kami berharap Bapak Wali Kota tidak menutup mata terhadap persoalan ini,” kata Edi.[] (*sar)

Helmi Abu Bakar El-Langkawi
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar