PADANGPANJANG – Sabtu, 24 September 2016 merupakan hari yang sangat bahagia bagi wisudawan dan wisudawati serta ISI Padangpanjang tahun akademik 2016/2017. Hari ini, kampus tersebut mewisuda mahasiswanya sebanyak 179 orang dengan Program Studi S-1 sebanyak 133 orang dan Program Pascasarjana (S-2) sebanyak 48 orang.
Sampai saat ini ISI Padangpanjang telah memiliki alumni sebanyak 1870 orang. Sementara wisudawan asal Aceh berjumlah 5 orang dengan rincian 4 orang menyelesaikan Srata Satu pada Program Studi Seni Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, yakni Khairunnas Yudisium dengan Pujian, (Cumlaude), Wali Aulia Kana Yudisium Dengan Pujian (Cumlaude), Hermansyah dengan Yudisium sangat memuaskan, Tarmizi Yudisium dengsn sangat memuaskan. Satu orang lulusan Pascasarjana Pengkajian Seni Teater Teuku Afifuddin, S.Sn, yudisium dengan nilai sangat memuaskan.
Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn, Dosen Prodi Seni Teater di ISI Padangpanjang–merupakan orang tua Aceh yang dituakan di Kota Padangpanjang–, menyampaikan, usai wisuda, 5 wisudawan asal Aceh lansung disambut dengan tabuhan Rapa-i Pase (sebuah seni yang berpandu pada alat music perkusi khas Aceh).
Rapa-i Pase tersebut, kata dia, dimainakan dengan beberapa pola dan tingkah serta dikolaborasikan dengan irama Grimpeng dari Pidie (Aceh) yang dikordinatori oleh Fadlon Alunk.
Mantan Ketua Panitia Pendiri ISBI Aceh ini mengatakan, Rapa-i yang berjumlah tujuh buah tersebut ditabuh oleh anak-anak Aceh, di antaranya Awaluddin, Nasra Yuzaili, Muhammad, Andismas, M. Iqbal Saputra, Alunk,dan M. Zaky Alsyafani. Rapai yang merupakan hasil karya mahasiswa Muhammad Hamzah Prodi Seni Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Padangpanjang dipersiapkannya untuk tugas akhir Strata Satu di Program studi tersebut.
Kegiatan ini akan dibudayakan setiap ada mahasiswa asal Aceh yang diwisuda di ISI Padangpanjang. Selanjutnya sambil diringi tabuhan Rapai Pasee, kelima mahasiswa tersebut melakukan adat Aceh dengan Peusijuek (Tepungtawari) sebagai ungkapan rasa terima kasih atas atas gelar yang telah di raih sekaligus doa serta rasa syukur telah meraih gelar Sarjana Seni dan Magister Seni, papar Pendiri Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang, dalam siaran pers.
