TERKINI
TRAVEL

Wisata Baca Gratis Mibara ke-101, Ini Kata Pendiri Ruman

BANDA ACEH – Wisata baca gratis Minggu Baca Rame-rame (Mibara) yang digelar Lembaga Pendidikan Rumah Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) setiap pagi Minggu di Lapangan Blang…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 898×

BANDA ACEH – Wisata baca gratis Minggu Baca Rame-rame (Mibara) yang digelar Lembaga Pendidikan Rumah Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) setiap pagi Minggu di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh telah memasuki edisi ke-101 pada 19 Februari 2017.

“Kegiatan sederhana ini kita gelar untuk mengerek minat baca masyarakat dari semua tingkatan usia, lalu merawatnya. Sebab membaca adalah kunci untuk membuka khazanah informasi dan ilmu,” ujar Ahmad Arif, pendiri Ruman melalui siaran pers diterima portalsatu.com, Senin, 20 Februari 2017.

Arif mengatakan, syarat peminjaman buku yang sangat mudah ditambah dengan tidak adanya denda membuat masyarakat semakin antusias. “Pada edisi ini, sebanyak 312 bahan bacaan dipinjam secara gratisan oleh 83 pengunjung selama sepekan ke depan. Minggu sebelumnya, 72 pengunjung meminjam 259 bacaan yang kita sediakan,” katanya.

Di sisi lain, jumlah pengunjung yang menyumbangkan bacaan kepada Ruman juga bertambah. Pada edisi ke-100 (Minggu, 12 Februari 2017) Ruman menerima 15 bacaan dari 3 pengunjung, edisi ke-101 ada tujuh pengunjung yang menyumbangkan 124 bacaan plus 18 kaset belajar bahasa Inggris.

Apresiasi pengunjung

Wisata baca gratis Mibara mendapat apresiasi positif dari para pengunjung. Di antara mereka adalah Yustinawati Hasibuan, pegiat Home Education Aceh yang sering datang bersama keluarganya. 

“Ini adalah kegiatan positif yang seharusnya ada di setiap kota. Selamat buat Ruman yang telah berhasil menyediakan wisata buku bagi anak-anak hususnya. Kedua anak saya kalau sudah ke Mibara, susah diajak pulang,” ujar Yustina.

Aslinar, dokter spesialis anak yang juga Ketua Aceh Peduli ASI menilai Mibara kegiatan super positif karena berpikir tentang “kebutuhan yang sebenarnya” di hari Minggu. 

“Orang tua bisa memanfaatkan waktu berkualitas atau quality time mereka bersama anak-anak di ajang ini. Mibara, tanpamu tidak indah jalan-jalan santai pagi di Blang Padang,” kata Aslinar yang juga penulis produktif tentang kesehatan anak.

Dr. Betty Mauli Rosa Bustam, M.A., Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengatakan, Mibara sangat bermanfaat bagi masyarakat secara umum, khususnya buat Alif, putra pertamanya yang masih berusia PAUD. 

“Mibara adalah pustaka pertama bagi anak kami dan ia selalu ingin menghabiskan Minggu paginya dengan membaca di Mibara. Banyak dan beragamnya bacaan yang disediakan membuat anak-anak asyik membaca,” ujarnya.[](rel)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar