SUBULUSSALAM - Aksi perampasan kendaraan roda empat dan dua kini mulai marak terjadi dalam dua hari belakangan ini di daerah sepi penduduk jalan lintas Subulussalam-Tapaktuan.…
SUBULUSSALAM – Aksi perampasan kendaraan roda empat dan dua kini mulai marak terjadi dalam dua hari belakangan ini di daerah sepi penduduk jalan lintas Subulussalam-Tapaktuan.
Kasus terakhir aksi perampasan satu unit mobil Toyota Kijang Innova nopol BM 7457 MD. Kendaraan itu dirampok oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Nasional Subulussalam-Tapaktuan, tepatnya Gampong Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Rabu, 6 September 2017 malam.
Berdasarkan data yang diperoleh portalsatu.com di lapangan, Kamis, 7 September 2017, korban bernama Juardi, 33 tahun, penduduk Gampong Paya Penaga, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.
Korban malam itu sedang dalam perjalanan pulang dari Medan menuju Melaboh. Saat melintas di jalan kawasan sepi penduduk daerah pegunungan, Gampong Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, tiba-tiba sebuah mobil avanza warna hitam datang dari arah belakang langsung menabrak mobil korban.
Usai menambrak, pelaku turun mendatangi korban dan berpura-pura ingin bertanggungjawab atas insiden tabrakan tersebut. Mendengar ucapan pelaku, akhir korban percaya dan bersedia saat diajak naik mobil pelaku menuju bengkel. Sementara mobil korban dibawa oleh rekan pelaku.
Namun, saat korban ingin masuk ke dalam mobil Avanza warna hitam itu, muncul dua orang rekan pelaku dan langsung memegang kedua tangan korban. Pelaku mengancam akan menembak jika korban berupaya melakukan perlawanan. Karena takut, akhirnya pria tersebut dengan mudah dilumpuhkan.
Setelah mengikat tangan, mulut dan mata dilakban. Korban dimasukan dalam mobil lalu dibawa ke arah Simpang Kiri menuju Medan. Saat tiba kawasan sepi tepatnya di Gampong Danau Tras Kecamatan Simpang Kiri koban diturunkan di jalan. Dalam keadaan tangan terikat korban mencari pertolongan warga sekitar, sementara mobil miliknya dibawa kabur oleh pelaku.
Sedangkan sehari sebelumnya, aksi percobaan perampasan kendaraan roda dua juga dialami warga Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Ardiansyah, 16 tahun.
Namun, perampasan tersebut berhasil digagalkan warga dan menangkap satu pelaku yang merupakan penduduk asal Lubuk Pakam, Sumatera Utara itu. Sementara lima rekan pelaku berhasil kabur dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian setempat.[]