SUBULUSSALAM – Kepolisian Resort Aceh Singkil mengimbau kaum perempuan agar tidak menaruh tas dan dompet di stang sepeda motor yang selama ini menjadi sasaran pelaku jambret.
Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Miliyardin SIK melalui Kapolsek Penanggalan, Iptu Arifin Ahmad kepada portalsatu.com, Selasa, 7 Februari 2017, terkait maraknya kasus jambret di wilayah Simpang Kiri dan Penanggalan, Kota Subulussalam.
“Imbauan kami kepala kaum perempuan jangan taruh tas dan dompet di stang honda. Supaya lebih aman simpan dalam bagasi sepeda motor saja,” kata Arifin.
Ia menjelaskan ada tiga kasus jambret yang terjadi dalam beberapa minggu belakangan ini di wilayah Kecamatan Penanggalan seperti di Jalan Teuku Umar tepatnya, depan SDN1 Penanggalan, korban mengalami kerugian Rp 6 juta setelah dompetnya berhasil dibawa kabur oleh penjambret.
Aksi berikutnya terjadi di Simpang Sosor menuju Cafe Kasman, tas dan handphone korban dibawa kabur oleh pelaku. Sementara kasus terakhir terjadi, Minggu, 6 Februari depan Kantor PLN Cabang Subulussalam.
“Semua korban itu perempuan, modusnya mereka mengambil tas dan dompet yang tergantung di stang honda. Pelaku berupaya menyenggol dan menendang korban agar terjatuh, supaya warga mengira itu laka lantas,” kata Arifin.