BANDA ACEH – Cita rasa mie Aceh yang kaya rempah akan memikat siapa pun yang pernah menyantapnya. Mie Aceh merupakan salah satu kuliner Aceh paling diburu wisatawan.
Tak hanya di Aceh, mie Aceh kian mudah ditemukan di berbagai kota lainnya, sebut saja seperti Medan, Jakarta hingga Makassar. Namun, tak jarang cita rasanya agak berbeda dengan mie Aceh yang dijual di Tanah Rencong. Sehingga para pecinta kuliner ingin menyantap langsung mie Aceh yang diolah di Aceh.
Inilah yang menjadi 'bekal' bagi Teuku Ramadhan untuk memproduksi bumbu mie Aceh kemasan sehingga bisa menjadi oleh-oleh khas Aceh. Dengan begitu mie dengan cita rasa lokal khas Aceh bisa diolah dan dinikmati di manapun, tanpa perlu khawatir mengenai rasanya.
“Rata-rata wisatawan lebih suka menyantap mie Aceh yang ada di Aceh daripada di daerah mereka. Itu artinya konsistensi rasa mie Aceh tidak sama seperti di daerah aslinya. Akhirnya tercetus ide untuk memproduksi bumbu mie Aceh dengan rasa original seperti di Aceh,” kata Teuku Ramadhan, owner Alubu, brand bumbu mie Aceh kemasan kepada portalsatu.com, Minggu, 12 Maret 2017.
Berbahan dasar cabai merah, bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit dan aneka rempah lainnya, Teuku Ramadhan dan rekannya Khairil, mengolah bumbu mie Aceh tanpa memodifikasi rasanya sedikitpun. Namun bumbu ini juga bisa untuk mengolah segala jenis mie dan masakan.
“Kami nggak berani pakai ganja,” kata Ramadhan berkelakar.