TERKINI
HEALTH

Tarekat Naqsyabandiah (XVIII): Kelebihan Zikir Khawajakan

DALAM kitab Tanwirul Qulub Syekh Amin Kurdi juga menyebutkan rukun Khatam Khawajakan ada 10 yaitu pembacaan istighfar sebanyak 15 atau 25 kali, melakukan rabitah syekh…

HELMI SUARDI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 7K×

DALAM kitab Tanwirul Qulub Syekh Amin Kurdi juga menyebutkan rukun Khatam Khawajakan ada 10 yaitu pembacaan istighfar sebanyak 15 atau 25 kali, melakukan rabitah syekh atau mursyid seperti yang telah dijelaskan, membaca 7 kali surat al-Fatihah, salawat 100 kali, membaca 77 kali surat al-Insyirah, membaca 1001 kali surat al-Ikhlas 1001 kali, membaca 7 kali surat al-Fatihah, membaca salawat 100 kali, membaca doa yang telah ditentukan oleh mursyid, membaca ayat-ayat dari Alquran. (Muhammad Amin Kurdi, Tanwiiru  Al-Qulub, (Surabaya:  Al-Hidayah), h. 520-521)

Di antara kelebihan dari khatam ini, disebutakan dengan izin Allah semua yang menjadi hajat anda Allah laksanakan, berkata para guru Mursyid “Tidak akan lebih dari 4 hari setelah pembacaan Khatam Khawjakan, kKecuali Allah laksanakan semua hajat hajatnya.” (Baca: Tarekat Naqsyabandiah (XVII): Khawajakan Sang Zikir Penutup)

Khatam Khawjakan ini dibaca rutin selama 7 hari berturut – turut, khusus untuk Silsilah Dzahabiyyah salah satu khasiatnya dapat membuka ‘Ainul Basyirah (Mata Hati), caranya adalah Silsilah Dzahabiyyah dibaca rutin tiap setelah subuh dan magrib 1x atau setiap hari 7x atau 21 x, untuk dibukakan mata hati, dilapangkan segala kesusahannya, dilaksanakan hajatnya, disembuhkan penyakit, dipancarkan ilmu hikmah didalam hatinya, dimudahkan segala keinginannya.

Isi dari Silsilah Dzahabiyyah ini adalah Asma’ Asma’ yang sangat agung dan silsilah emas 6 tariqah terkenal di dunia yaitu Naqsabandiyyah, Jasyatiyyah, Kubrawiyyah, Sahruwardiyyah, Qadiriyyah dan tariqah ilmu batin Khidiriyyah yang semua tariqah di dunia ini semuanya bersumber dari imam Rabbani, Inilah Silsilah Dzahabiyyah. (Baca: Tarekat Naqsyabandiah (XVI): Amalan Zikir Khawajakan)

Syekh Muhammad Haqqi Nazili menyebutkan dalam kitab Khazinatu Al-Asrar bahwa pelaksanaan khatam ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun bila dilakukan dengan jamaah yang banyak, tentu saja akan lebih ringkas. Biasanya dalam pelaksanaan khatam yang sudah diperingkas, satu hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah doa. Menurut sebagian ulama tasawuf, siapa saja yang berdoa setelah khatam tersebut, maka doanya akan diterima oleh Allah SWT, dan tercapai segala keinginannya dalam waktu singkat (tidak akan melewati empat hari dengan izin Allah SWT).[]

HELMI SUARDI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar