TERKINI
HEALTH

Tarekat Naqsyabandiah (XVII): Khawajakan Sang Zikir Penutup

SEBELUM mengerjakan zikir khatam Khawajazakan, seseorang harus mengetahui adabnyan terlebih dahulu. Syekh Amin Kurdi di dalam kitabnya Tanwiiru al-Qulub menjelaskan tentang adab-adab dan metode khatam…

HELMI SUARDI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 4.6K×

SEBELUM mengerjakan zikir khatam Khawajazakan, seseorang harus mengetahui adabnyan terlebih dahulu. Syekh Amin Kurdi di dalam kitabnya Tanwiiru al-Qulub menjelaskan tentang adab-adab dan metode khatam tersebut sebagai berikut: Adab-adab khatam Khawajakan ada 8 adab yaitu suci dari hadas dan najis, tempat khatam sunyi dari manusia, khusu’ dan merasakan Allah memperhatikan kita, 

Adab berikutnya, mendapat izin dari mursyid tarekat, mengunci pintu masuk ke ruangan pelaksanaan khatam, memejamkan dua mata mulai dari khatam hingga habis khatam, kosentrasi penuh kepada mengingat Allah, duduk tawaruk terbalik dari tawaruk dalam salat. 

Amalan apa saja dalam khatam ini? Syeikh Al- Imam As-Sayyid Al- Ustadz Muhammad Haqqi An-Naazili R.A di dalam kitabnya Khazinatul Asraar, menyebutkan:  “Ketahuilah sesungguhnya para Mursyid imam Toriqoh seperti Sayyid Ja’far Shadiq, Abu Yazid Al-Busthami, Abu Hasan Al-Hirqani semoga Alloh S.W.T mensucikan Sir nya mereka amin, mereka para guru Mursyid telah bermufakat bahwasanya untuk dilaksanakan hajat – hajat, dihasilkannya keinginan-keinginan, mencegah mara bahaya, mengalahkan musuh, dan orang yang hasud, diangkatnya derajat, sampainya seseorang pada maqam Muqarrab dan supaya ditampakkannya berbagai Tajalli Allah S.W.T. Untuk mencapai semua itu mereka para guru Mursyid telah mengamalkan khatam Khawjakan yang mulia dan rahasia yang sangat langka ini.”

Menurut versi kitab ini susunan zikir khatam Khawjakan yaitu: membaca istighfar 100 kali, surat Al-Fatihah 100 kali, salawat Nabi 100 kali, surat Alam Nasyrah 79 kali, surat Al-Ikhlas 1001 kali, surat Al-Fatihah 7 kali, salawat Nabi 100 kali, kemudian memohon kepada Allah yang menjadi hajatnya ( do’a ). Di akhir dianjurkan untuk membaca silsilah Adz-Dzahabiyyah ( Silsilah Emas ).

Pernyataan yang sama juga diungkapkan dalam kitab Tanwirul Qulub Syekh Amin Kurdi juga menyebutkan rukun khatam Khawajakan ada 10 rukun yaitu pembacaan istighfar sebanyak 15 atau 25 kali, melakukan rabitah syekh atau mursyid seperti yang telah dijelaskan, membaca 7 kali surat Al-Fatihah, salawat 100 kali, membaca 77 kali surat al-Insyirah.

Setelah itu ditambah dengan membaca 1001 kali surat al-Ikhlas, membaca 7 kali surat al-Fatihah, membaca salawat 100 kali, membaca doa yang telah ditentukan oleh mursyid, membaca ayat-ayat dari Alquran. (Muhammad Amin Kurdi, Tanwiiru  Al-Qulub, (Surabaya:  Al-Hidayah), h. 520-521).[]

Sebelumnya:

Tarekat Naqsyabandiah (XVI): Amalan Zikir Khawajakan

HELMI SUARDI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar