SEBELUM mengerjakan zikir khatam Khawajazakan, seseorang harus mengetahui adabnyan terlebih dahulu. Syekh Amin Kurdi di dalam kitabnya Tanwiiru al-Qulub menjelaskan tentang adab-adab dan metode khatam tersebut sebagai berikut: Adab-adab khatam Khawajakan ada 8 adab yaitu suci dari hadas dan najis, tempat khatam sunyi dari manusia, khusu dan merasakan Allah memperhatikan kita,
Adab berikutnya, mendapat izin dari mursyid tarekat, mengunci pintu masuk ke ruangan pelaksanaan khatam, memejamkan dua mata mulai dari khatam hingga habis khatam, kosentrasi penuh kepada mengingat Allah, duduk tawaruk terbalik dari tawaruk dalam salat.
Amalan apa saja dalam khatam ini? Syeikh Al- Imam As-Sayyid Al- Ustadz Muhammad Haqqi An-Naazili R.A di dalam kitabnya Khazinatul Asraar, menyebutkan: “Ketahuilah sesungguhnya para Mursyid imam Toriqoh seperti Sayyid Jafar Shadiq, Abu Yazid Al-Busthami, Abu Hasan Al-Hirqani semoga Alloh S.W.T mensucikan Sir nya mereka amin, mereka para guru Mursyid telah bermufakat bahwasanya untuk dilaksanakan hajat hajat, dihasilkannya keinginan-keinginan, mencegah mara bahaya, mengalahkan musuh, dan orang yang hasud, diangkatnya derajat, sampainya seseorang pada maqam Muqarrab dan supaya ditampakkannya berbagai Tajalli Allah S.W.T. Untuk mencapai semua itu mereka para guru Mursyid telah mengamalkan khatam Khawjakan yang mulia dan rahasia yang sangat langka ini.”
Menurut versi kitab ini susunan zikir khatam Khawjakan yaitu: membaca istighfar 100 kali, surat Al-Fatihah 100 kali, salawat Nabi 100 kali, surat Alam Nasyrah 79 kali, surat Al-Ikhlas 1001 kali, surat Al-Fatihah 7 kali, salawat Nabi 100 kali, kemudian memohon kepada Allah yang menjadi hajatnya ( doa ). Di akhir dianjurkan untuk membaca silsilah Adz-Dzahabiyyah ( Silsilah Emas ).