TAPAKTUAN - Mantan anggota DPRK Aceh Selatan, T. Mudasir kembali terpilih menjadi Ketua Golkar Aceh Selatan periode 2014-2019 dalam Musyawarah Daerah (Musda) X di Gedung…
TAPAKTUAN – Mantan anggota DPRK Aceh Selatan, T. Mudasir kembali terpilih menjadi Ketua Golkar Aceh Selatan periode 2014-2019 dalam Musyawarah Daerah (Musda) X di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Senin, 14 November 2016.
Ketua petahana ini terpilih secara aklamasi karena sampai ditutupnya masa pendaftaran tidak ada calon lain yang mendaftarkan diri. Sebelumnya, anggota DPRK Aceh Selatan dari Partai Golkar Kamalul disebut-sebut akan maju, tapi secara tiba-tiba membatalkan rencananya bertarung dalam Musda tersebut.
Selain memilih T. Mudasir, sidang yang dipimpin Hendra Budian menetapkan lima angota formatur yakni Ketua T. Mudasir dan empat anggota masing-masing Muazamsyah (mewakili DPD I Partai Golkar Aceh), Jailani dan Kamalul (mewakili pimpinan kecamatan) dan Taufit Zein (mewakili organisasi sayap partai).
Seusai pemilihan, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, T. M. Nurlif, mengukuhkan ketua dan anggota formatur terpilih yang ditandai dengan penyerahan bendera partai kepada T. Mudasir.
Dalam arahannya, T M Nurlif meminta sebelum akhir bulan Desember 2016 seluruh pengurus mulai tingkat desa hingga kabupaten harus sudah terbentuk.
Pengurus Golkar Aceh Selatan ke depan harus mengakomodir kaum perempuan 30 persen, kader muda 40 persen dan kader senior 30 persen. Khusus terhadap kader senior, harus direkrut dari mantan pejabat daerah yang dulunya tokoh Golkar untuk ditempatkan di jajaran dewan pembina pengurus kabupaten serta penasehat di organisasi sayap partai, kata Nurlif.
Nurlif juga meminta Ketua Golkar Aceh Selatan terpilih bersama jajaran pengurus nantinya segera membentuk kepengurusan Golkar mulai tingkat kecamatan hingga desa.
Di tingkat desa, saya minta harus ada pengurus Golkar minimal 10 orang, sehingga dengan jumlah desa di Aceh Selatan sebanyak 260 desa, maka akan ada sebanyak 2.600 orang kader yang duduk di jajaran pengurus tingkat desa. Jika program ini berjalan maka kita tidak saja mampu memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang diusung Golkar, Tarmizi A. Karim dan T. Machsalmina Ali, tapi juga akan mampu mengantarkan lebih dari lima kursi di DPRK Aceh Selatan pada Pemilu Legislatif tahun 2019 mendatang, papar Nurlif.
Ketua Golkar Aceh Selatan terpilih, T. Mudasir mengatakan, program prioritas utama yang akan dilaksanakan pihaknya dalam waktu dekat ini adalah segera membentuk jajaran pengurus mulai tingkat desa hingga kabupaten.
Karena sesuai instruksi Ketua DPD I Golkar Aceh, pembentukan pengurus harus mengakomodir semua elemen dan minimal disetiap desa harus 10 orang, maka hal ini menjadi prioritas utama kami. Kami segera melakukan konsolidasi dengan seluruh kader dan simpatisan Golkar dalam rangka memenangkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang diusung Golkar, Tarmizi A. Karim dan Machsalmina Ali pada pilkada serentak tahun 2017, tegasnya.
Sebelumnya, pada pembukaan Musda X Partai Golkar Aceh Selatan selain Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, T. M. Nurlif beserta jajaran pengurusnya, juga dihadiri Bupati Aceh Selatan T. Sama Indra dan pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah kepala SKPK dan 18 Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Aceh Selatan serta organisasi sayap partai, kader dan simpatisannya.[]
Laporan Hendrik