SYETAN itu cerdik sekali mencari celah untuk membuat seseorang menderita. Ada banyak cara yang dimilikinya berdasar pengalaman panjangnya. Karena usia syetan itu jauh lebih panjang dari usia kita, maka pengalamannya lebih komplit dibandingkan pengalaman kita. Kalau kita kelahi dengannya, kemungkinan besar kita kalah. Karenanya maka kita diajarkan doa berlindung dari godaan syetan.
Syetan senang sekali memperkeruh nuansa hati manusia. Karena saat hati manusia itu keruh, maka lebih mudah mengarahkannya berbuat apapun yang tidak benar. Dibisikkanlah oleh syetan bibit-bibit permusuhan yang dimulai dari persaingan.
Lalu berlanjutlah dengan iri hati dan dengki yang mengharapkan rival atau kompetitornya kalah dan hancur. Dilanjutkan lagi dengan dendam kesumat yang membakar hati dan memanaskan nafsu. Hatipun keruh dan hiduppun tak tenang. Apa yang harus kita lakukan?