TERKINI
EKBIS

Stok Menipis, Pedagang Pasok Ikan Basah Beku dari Belawan

LHOKSUKON - Tingginya gelombang di perairan beberapa hari terakhir, membuat stok ikan basah di pasar Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, menipis. Alhasil, pedagang…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 929×

LHOKSUKON – Tingginya gelombang di perairan beberapa hari terakhir, membuat stok ikan basah di pasar Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, menipis. Alhasil, pedagang terpaksa memasok ikan yang telah dibekukan dari Belawan, Sumatera Utara.

“Ikan basah laut di pasar saat ini hanya ada punya sisa dengan kualitas yang tidak segar lagi. Palingan yang banyak ikan bandeng, mujair dan jenis ikan air tawar lainnya,” kata Marzuki, 40 tahun, pedagang ikan di Kota Pantonlabu, kepada portalsatu.com, Selasa, 10 Januari 2017.

Menurutnya, sebagai alternatif, pedagang terpaksa mengambil pasokan ikan basah yang telah dibekukan dari Belawan, dengan jenis dencis dan tongkol.

“Meski ikan sudah tidak segar lagi, namun harga jual termasuk tinggi. Masing-masing jenis kami jual Rp30 ribu per kilogram. Tingginya harga jual karena harga beli juga tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Rafar, 40 tahun, warga Gampong Samakurok, secara terpisah mengatakan, kualitas ikan yang telah dibekukan dari Belawan itu sangat tidak baik.

“Kulit ikan sudah mengelupas, warna mata merah dan jika digoreng, daging ikannya sudah alot alias mengaret, dan agak keras. Belum lagi yang tongkol, terkadang sudah gatal, serta membuat bibir dan gusi bengkak,” ucapnya.

Ditambahkan, selama ikan lokal minim di pasaran, keluarganya lebih memilih mengonsumsi telur dan ayam.

“Harga telur dan ayam saat ini memang sedikit mahal, karena sedang bulan maulid. Tapi itu jauh lebih baik, daripada mengonsumsi ikan yang sudah tidak segar dan berpengawet. Itu berbahaya untuk kesehatan,” kata Abdul Rafar yang dibenarkan istrinya. []

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar