TERKINI
NEWS

Selain Irigasi, Ini Persoalan Dialami Petani Aceh Utara

LHOKSUKON - Angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh Utara masih cukup tinggi. Salah satu upaya untuk meminimalisir dua persoalan tersebut melalui pembangunan bidang pertanian. Hal…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 806×

LHOKSUKON – Angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh Utara masih cukup tinggi. Salah satu upaya untuk meminimalisir dua persoalan tersebut melalui pembangunan bidang pertanian. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf alias Sidom Peng di acara panen raya padi MT Gadu Kelompok Tani Gampong Matang Seuke Pulot, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Senin, 28 Agustus 2017.

Sidom Peng menyebutkan, Pemkab Aceh Utara sudah memprogramkan pembangunan pertanian secara terencana, terukur dan realistis yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat yang sebagian besar rakyat adalalah petani.

“Aceh Utara tercatat sebagai salah satu lumbung pangan di Aceh. Produktivitas sawah yang telah teraliri irigasi di Kecamatan Tanah Jambo Aye sudah cukup bagus. Namun masih ada juga sebagian gampong yang mengandalkan sawah tadah hujan, demikian juga dengan beberapa kecamatan lain. Sebagian sawah tadah hujan hanya bisa ditanami sekali dalam setahun. Ada juga yang tidak digarap sama sekali dan dibiarkan terbengkalai,” ujar Sidom Peng.

Sidom Peng menjelaskan, luas sawah tadah hujan di Aceh Utara mencapai 8.246 hektare (ha) dan belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani karena belum teraliri irigasi.

“Ada beberapa persoalan lainnya yang menjadi kendala petani. Mulai dari persediaan sarana produksi, terutama benih yang bersertifikat dan bermutu, terbatasnya alsintan (alat dan mesin pertanian) sehingga jadwal tanam tidak serentak. Selain itu ketersediaan benih unggul belum tepat waktu, perubahan iklim, gangguan hama, dan tataniaga di tingkat petani belum tertangani secara baik,” ujarnya.

Sidom Peng mengajak semua komponen masyarakat dan pemerintah untuk mendukung sepenuhnya berbagai program pembangunan yang bertujuan menyejahterakan petani. “Jika program swasembada dan ketahanan pangan tercapai, secara ekonomi petani kita akan lebih sejahtera,” kata Wabup Aceh Utara.[]

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar