Dinas Sosial (Dinsos) Kota Manado kesulitan membenahi persoalan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Manado. Apalagi hingga kini, Pemkot Manado belum memiliki panti rehabilitasi khusus.
Akibatnya, meski Dinsos dibantu dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan aparat kepolisian merazia berkali-kali, tetap saja jumlah gepeng tidak berkurang.
“Gelandang dan pengemis yang terjaring operasi kami hanya berikan pembinaan, dan dilepas kembali karena belum adanya rumah singgah, kalaupun ditahan kami tidak ada dana,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Franky Mewengkang, Rabu (13/4/2016).
Menurut Mewengkang, Pemkot Manado untuk tahun ini sudah memiliki rencana untuk membeli lahan bagi pembangunan rumah singgah, dan sebenarnya itu merupakan tanggung jawab Provinsi Sulut.
Dinsos Kota Manado dalam beberapa kali melakukan razia gepeng sering mendapati mereka yang berasal dari luar daerah. Mereka diduga sengaja diorganisir datang Kota Manado.
“Saya lihat terorganisir, dan kami akan mencari dalangnya,” tukas Mewengkang.