TERKINI
DESTINASI

Sabet Tiga Juara KPHN 2016, Ini Kata Koordinator GenPI Aceh

BANDA ACEH - Koordinator Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Chapter Aceh Makmur Dimila mengatakan, pencapaian Aceh di ajang Kompetisi Pariwisata Halal Nasional yang menyabet tiga kategori…

portalsatu.com Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 677×

BANDA ACEH – Koordinator Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Chapter Aceh Makmur Dimila mengatakan, pencapaian Aceh di ajang Kompetisi Pariwisata Halal Nasional yang menyabet tiga kategori sekaligus, merupakan kemenangan bagi seluruh rakyat Aceh. Terutama bagi mereka yang telah mendukung Aceh sejak awal kompetisi ini.

“Alhamdulillah, seperti kata petuah, tak ada hasil yang mengkhianati usaha. Kemenangan itu adalah sebuah pengakuan secara nasional bahwa Aceh memang layak menjadi destinasi budaya ramah wisatawan muslim, misalnya pengalaman berwisata yang dirasakan seorang wisatawan saat ia turun di Bandara SIM sampai ia akhir menginjakkan kaki di Mesjid Raya Baiturrahman,” kata Makmur, Kamis, 22 September 2016.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga kategori yang dimenangkan Aceh yaitu kategori Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik, Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik dan Daya Tarik Wisata Terbaik yang menjagokan Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (Lihat: Aceh Menangkan Tiga Kategori Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016)

“Mesjid Raya sudah sangat pantas mendapatkan penghargaan tersebut. Saya yakin secara kemasyhurannya akan menang di tingkat internasional, hanya perlu dibantu oleh voting massal,” kata anak muda asal Mila, Pidie ini.

Aceh sebagai destinasi budaya ramah wisatawan muslim menurutnya juga butuh diperjuangkan hingga tingkat dunia. Kategori ini pantas didukung dan diraih masyarakat Aceh dan Indonesia umumnya, mengingat Aceh punya potensi dalam hal itu. Sementara untuk Bandara SIM pantas mendapatkan kemenangan di KPHN, tapi menurut Makmur berat untuk bersaing di tingkat dunia.

“Apapun itu, sebagaimana pesan Pemerintah Aceh melalui Disbudpar, kita berjuang tak sekadar untuk meraih kemenangan untuk level nasional dan internasional. Tapi yang paling penting dan harus kita sadari, masyarakat Aceh secara keseluruhan harus mampu menjadikan dirinya sebagai masyarakat yang mempraktikkan ramah budaya wisatawan baik muslim maupun nonmuslim,” ujarnya.[](ihn)

portalsatu.com
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar