TERKINI
NEWS

Saat Petir Menyambar, Nurhayati Langsung Pingsan

LHOKSUKON - "Ketika terkena bias petir, rasanya seperti kesetrum listrik. Bersamaan dengan hilangnya suara petir, saya pun tak sadarkan diri lagi alias pingsan," kata Nurhayati, 37…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 966×

LHOKSUKON – “Ketika terkena bias petir, rasanya seperti kesetrum listrik. Bersamaan dengan hilangnya suara petir, saya pun tak sadarkan diri lagi alias pingsan,” kata Nurhayati, 37 tahun, warga Gampong Ulee Titi, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara yang terkena bias petir saat angin puting beliung menerjang kawasan itu, Jumat, 6 Januari 2017.

Ditemui portalsatu.com di ruang rawat inap Puskesmas Cempedak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, janda lima anak itu mengatakan, Sambaran petir itu ikut merusak semua alat elektronik yang ada di rumahnya.

“Seluruh badan saya rasanya sakit dan kebas, terutama yang sebelah kiri. Saya memang takut dengan suara petir. Jadi saat kilatan petir terlihat, saya langsung memeluk anak-anak. Tanpa saya sadari ternyata saya kena sambarannya. Alhamdulillah, anak-anak tidak kena,” ujarnya.

Ditambahkan Nurhayati, kala itu di rumahnya ada tujuh orang, ia, tiga anaknya dan kerabatnya.

“Saya tinggal bersama anak-anak, sudah empat tahun berpisah dengan suami. Sehari-hari, saya bekerja serabutan apa yang ada, termasuk menjadi buruh upah. Semua anak menjadi tanggungan saya,” ucap Nurhayati dengan suara terbata-bata. []

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar