BANDA ACEH - Seni itu tidak perlu qanun, tapi yang perlu dibanhun oleh seluruh insan seni di Aceh itu adalah peradaban, yang harus dikembangkan adalah…
BANDA ACEH – Seni itu tidak perlu qanun, tapi yang perlu dibanhun oleh seluruh insan seni di Aceh itu adalah peradaban, yang harus dikembangkan adalah even-even kesenian.
“Karya-karya seniman itu harus dapat mempengaruhi ruang-ruang kekuasaan,” kata penulis dan budayawan Risman A Rachman kepada Portalsatu.com di Banda Aceh, Sabtu 22 April 2017.
Kata Risman, idealnya kesenian dan kebudayaanlah yang mempengaruhi watak dan prilaku kekuasaan, bukan kekuasaan yang mempengaruhi seni dan budaya.
“Kalau hadir Qanun kesenian atau kebudayaan, itu bukti sudah dihegomoni insan seni dan kebudayaan. Padahal seniman dan budayawan itu levelnya resi atau maha guru yang posisinya diatas negarawan,” ujar Risman.
Menurutnya, kalau seni dan budaya berada dbawah kekuasaan, maka dia tidak berkembang karena dipengaruhi kekuasaan.
“Sebaliknya harusnya seni dan budaya yang mempenharuhi kekuasaan,” demikian Risman A Rachman.[]