TERKINI
HISTORI

Rafly: Syech Ghazali Produser ”Gila” Karena…

Deretan lagu yang dilantunkan Rafly sukses mendapat tempat di Aceh. 

ISKANDAR NORMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.6K×

BANDA ACEH – Konflik Aceh menjadi inspirasi bagi Rafly untuk menciptakan lagu. Selain itu, dia mencoba menggubah lagu milik penyair hebat Aceh di masanya seperti syair Aneuk Yatim milik Medya Hus dan karya Ayah Panton.

“Saat itu saya tidak menutup diri, saya melakukan penciptaan sendiri dengan melihat ada tidak orang yang gelisah dengan persoalan-persoalan Aceh, tetapi dituangkan dalam bentuk karya seni, khususnya karya syair. Saat itu pun yang mau menerima saya hanya produser yang “gila” pada waktu itu yaitu Syech Ghazali LKB,” kata Rafly Kande sembari memperkenalkan pria yang kerap disapa Om Syekh itu kepada para audiens dalam kegiatan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Aceh, di Kompleks Bappeda Aceh, Kamis, 26 November 2015.

Rafly mengatakan hanya Om Syech selaku produser yang berani dan spektakuler pada masa konflik mau memproduksi lagu-lagunya. Rafly turut menawarkan lagu-lagunya seperti Hasan Husein, Jak Meudike, Ya Rabbana, Merpati Putih dan beberapa lainnya kepada Kasga Record milik Syech Ghazali.

“Saya berusaha bagaimana album ini harus publish dan harus diketahui oleh publik, karena di dalamnya terdapat pesan secara syair dan ada pesan secara melodi. Serta apresiasi kepada Kasga Record yang telah mengeluarkan lagu-lagu etnis Aceh,” kata Rafly.

Deretan lagu yang dilantunkan Rafly sukses mendapat tempat di Aceh.

“Di sinilah letak fungsi sebuah media untuk menyampaikan persoalan-persoalan selain fungsinya sebagai kontrol sosial,” ujarnya.[]

ISKANDAR NORMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar