TERKINI
NEWS

PWI dan GAN Fasilitasi Pemulangan Jenazah TKI Asal Aceh Utara

LHOKSUKON - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Utara - Lhokseumawe memfasilitasi pemulangan jenazah Abdul Salam, 52 tahun, TKI asal Gampông Lhok Merboe, Kecamatan Tanah Jambo…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 380×

LHOKSUKON – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Utara – Lhokseumawe memfasilitasi pemulangan jenazah Abdul Salam, 52 tahun, TKI asal Gampông Lhok Merboe, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara yang meninggal di Malaysia. Dalam hal ini PWI bekerja sama dengan Gerakan Aceh Nusantara (GAN).

“Kemarin (Selasa), kita kirim tim dari PWI untuk menjemput jenazah korban di Bandara Kuala Namu. Alhamdulillah sejak pukul 09.00 WIB pagi tadi, jenazah sudah diberangkatkan pulang ke rumah duka,” kata Ketua PWI Aceh Utara-Lhokseumawe, Sayuti Achmad kepada portalsatu.com, melalui rilisnya, Rabu, 28 Juni 2017.

Untuk pemulangan jenazah, kata Sayuti, dibutuhkan biaya RM 5.500. “Dari GAN sudah disalurkan RM 1000, dari Sudirman atau Haji Uma (Anggota DPD-RI asal Aceh) RM 500. Sementara sisa RM 4000, kita tanggulangi dulu sembari menunggu donatur lain, yang penting jenazah bisa dipulangkan,” kata Sayuti.

Keputusan itu diambil PWI karena prihatin dengan kondisi keluarga yang tidak memiliki biaya guna membayar uang penangangan jenazah di rumah sakit Malaysia.

“Kita lakukan ini karena prihatin, jenazah sudah 4 hari di Malaysia terkatung-katung tanpa ada kepedulian dari pemerintah. Makanya PWI Aceh memerintahkan PWI Aceh Utara-Lhokseumawe untuk mengirim dua anggota. PWI bukanlah organisasi sosial, tetapi kita tetap peduli pada rakyat,” ucapnya.

Dijelaskan, Abdul Salam meninggal dunia di Malaysia pada Jumat, 23 Juni 2017 akibat penyakit batu karang.

“Meski sempat terkendala dana karena keluarga korban tidak punya uang, namun kini jasad sudah dipulangkan,” kata Sayuti.[]

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar