TERKINI
NEWS

Polres Singkil Tempatkan Satu Personel Polda Aceh di TPS Rawan

SUBULUSSALAM - Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Miliyardin, SIK, mengatakan akan menempatkan personel Polda Aceh di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan, baik di…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.5K×

SUBULUSSALAM – Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Miliyardin, SIK, mengatakan akan menempatkan personel Polda Aceh di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan, baik di Aceh Singkil maupun Subulussalam. 

Hal itu disampaikan Kapolres kepada portalsatu.com di Subulussalam, Senin, 23 Januari 2017. Dia menyikapi pertanyaan wartawan terkait sistem pengamanan di TPS menjelang hari pemungutan suara, pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh maupun pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil.

“Kita sudah mengajukan tambahan sebanyak 91 personel Polda Aceh. Namun, belum tahu berapa nanti yang akan disetujui,” kata Ian.

Ia menjelaskan penempatan personel berdasarkan analisis terkait kondisi keamanan di suatu tempat. Hal ini dibagi dalam tiga kategori yakni aman, rawan 1 dan rawan 2. Titik yang dianggap rawan menjadi perhatian serius.

Kapolres menjelaskan akan menempatkan satu personil di masing-masing TPS daerah yang masuk kategori rawan 2. Untuk kategori rawan 1, pihaknya menempatkan satu personel Polda Aceh untuk mengawal 2 TPS. Sedangkan untuk wilayah aman 1, empat TPS hanya akan dikawal satu personil Polda Aceh.

“Personel Polda Aceh akan tiba ke lokasi H-2. Mereka akan mengamankan di seputaran lokasi TPS,” kata Kapolres.

Polisi juga mendapat bantuan TNI untuk mengawal proses Pilkada tahun 2017 sampai selesai. Dia mengingatkan, bagi siapa saja yang mengganggu proses tahapan pesta demokrasi ini maka akan berhadapan dengan hukum.

Polisi, kata dia, tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas bagi pelaku yang mencoba mengganggu kondisi keamanan menjelang Pilkada. 

Ia juga mengimbau semua pihak supaya tetap menjaga kondisi keamanan dan ketertiban. Sementara untuk masyarakat, Kapolres Aceh Singkil meminta untuk tidak takut mendatangi TPS saat pemilihan.

“Terlepas siapa yang terpilih nanti, maka itulah Gubernur Aceh ke depan. Untuk Aceh Singkil, yang terpilih akan menjadi Bupati Aceh Singkil, mereka tidak lagi membawa predikat partai, karena mereka pemimpin yang dipilih oleh rakyat,” kata Ian.[]

Helmi Abu Bakar El-Langkawi
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar